Digitalisasi Pemasaran Produk UMK melalui Toko Daring

Bimbingan Teknis Toko Daring merupakan program kerjasama SETDA Kabupaten Semarang Bagian Pengadaan Barang/Jasa dengan DISKOMINFO Kabupaten Semarang. SEMARANGKAB.GO.ID

Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan ekonomi memang sudah diupayakan sejak lama oleh pemerintah, upaya tersebut berdampak positif dengan melihat pertumbuhan ekonomi yang mengalami peningkatan secara signifikan.

Tetapi hal itu tidak bisa dirasakan oleh semua orang, ketidakmerataan distribusi pendapatan banyak dirasakan masyarakat baik antar golongan maupun antar wilayah.

Perlunya penerapan paradigma baru mengenai kebijakan ekonomi oleh pemerintah masih harus diupayakan. Kebijakan ekonomi yang lebih berbasis pada kemampuan ekonomi lokal dengan mengenali potensi, karakter ekonomi, sosial dan fisik tiap-tiap daerah, termasuk interaksinya dengan daerah lain. Sinergitas kemampuan ekonomi lokal ini diharapkan dapat memperkuat daya saing ekonomi nasional.

Jika dilihat melalui aspek peran dan pelayanan pemerintah dibidang ekonomi, selama ini investasi yang masuk dan berkembang di daerah kurang mendorong tumbuhnya investasi lokal, dimana produk-produk unggulan daerah masih mengalami hambatan di bidang pemasaran, permodalan, pemanfaatan teknologi dan informasi.

Belum terwujudnya sinergitas antar pelaku ekonomi lokal membuat produk-produk unggulan daerah tidak dikenal oleh dunia internasional, bahkan produk-produk tersebut kini keberadaannya juga terancam di pasar domestik.

Pemerintah yang berperan sebagai regulator sekaligus konsumen dengan mengingat government expenditure (pengeluaran pemerintah) menjadi salah satu tulang punggung penggerak perekonomian, harusnya pembelanjaan APBD bisa dimaksimalkan dengan mengutamakan potensi daerah.

Secara teori, kebijakan pengeluaran pemerintah ini merupakan bagian dari kebijakan fiskal sebagai salah satu wujud intervensi pemerintah di dalam perekonomian. Fungsi-fungsi yang diemban pemerintah dapat dilakukan dengan kebijakan fiskal (dengan salah satu penekanannya) melalui kebijakan pengeluaran atau belanja pemerintah.

Dari sini, pemerintah melalui kebijakannya dapat melakukan belanja dalam rangka memperoleh barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan publik melalui mekanisme pengadaan barang/jasa pemerintah.

Memaksimalkan Potensi UMK

Penguatan produk-produk unggulan daerah idealnya harus mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2009 Tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif Tahun 2009-2015, agar daya saing perekonomian Indonesia lebih kuat dan berkualitas, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja dan mengentaskan kemiskinan yang lebih adil dan merata.

Kebijakan pemerintah daerah dalam mengatur penggunaan dana APBD untuk memaksimalkan potensi daerah kemudian dimanfaatkan pemerintah Kabupaten Semarang untuk membantu para pelaku Usaha Mikro dan Usaha Kecil (UMK) sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang ada di Kabupaten Semarang.

Dukungan ini direalisasikan dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Toko Daring sebagai bentuk pemasaran digital bagi para pelaku UMK. Pemasaran digital diartikan sebagai pemasaran produk atau layanan menggunakan teknologi digital melalui internet, media sosial, telepon seluler, atau media digital lainnya.

Toko Daring sendiri merupakan sebuah marketplace yang dikembangkan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) untuk memfasilitasi pengadaan barang/jasa pemerintah melalui Penyelenggaraan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) yang berbentuk ritel daring.

Bimbingan Teknis Toko Daring ini merupakan kegiatan kerjasama antara SETDA Kabupaten Semarang Bagian Pengadaan Barang/Jasa dengan DISKOMINFO Kabupaten Semarang. Diselenggarakan pada tanggal 24-25 Mei 2022, kegiatan ini bertempat di Laboratorium Komputer DISKOMINFO Kabupaten Semarang.

Kegiatan ini diikuti oleh Perwakilan Perangkat Daerah serta UMK sebagai penyedia barang jasa. Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Suratno mengatakan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen untuk mengangkat ekonomi UMK Kabupaten Semarang melalui Program Pro Produk Lokal Kabupaten Semarang melalui Toko Daring (Marketplace).

Adanya digitalisasi pemasaran ini akan mempermudah penyedia barang/jasa lokal untuk memajang serta memasarkan produk-produknya dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Dari segi sisi konsumen, baik itu umum maupun perangkat daerah akan menjadi lebih mudah untuk menemukan produk, memilih serta mendapatkan produk secara cepat, tepat dan kompetitif.

Add Comment