Semarak HUT Kota Semarang 475: Wali Kota Tanding Futsal

Wali kota tanding futsal. http://semarangkota.go.id

Balai Kota – Kota Semarang memiliki sejarah panjang sebagai kota besar di Indonesia. Dengan penduduk sekitar 1,6 juta jiwa, ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini memiliki daya tarik tersendiri baik dari segi sejarah, ekonomi, budaya, dan dan pendidikan. Kota Semarang akan berusia 475 tahun di tahun ini.

Menelisik sedikit sejarah Semarang tentu tidak lepas dari sosok Pangeran Made Pandan yang di kemudian hari dikenal dengan nama Kyai Ageng Pandan Arang I. Pendirian Semarang sebagai wilayah yang berdiri penuh ditetapkan di masa Sultan Hadiwijaya dari Pajang.

Di masa itu, Sultan Hadiwijaya melihat wilayah Semarang saat itu telah memenuhi syarat untuk dijadikan daerah setingkat kabupaten.

Penetapannya kemudian dilakukan pada tanggal 2 Mei 1547 yang bertepatan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabiul Awal 954 H. Sehingga tanggal 2 Mei kemudian diingat dan ditetapkan sebagai hari jadi Kota Semarang.

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Semarang ke 475 dilakukan dengan mengadakan berbagai kegiatan yang diselenggarakan di berbagai titik. Wali kota Semarang Hendar Prihadi menyatakan rangkaian kegiatan HUT Kota Semarang diadakan secara terpencar dengan maksud untuk menghindari kerumunan.

Salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan dalam semarak HUT oleh Pemerintah Kota Semarang yaitu laga eksebisi futsal. Pertandingan yang digelar pada Rabu pagi (2/3/2022) mempertemukan antara tim Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang melawan tim Forum Wartawan Balaikota (Forwakot) Semarang di halaman Balaikota Semarang, di jalan Pemuda.

Kegiatan memperingati hari jadi Kota Semarang juga diisi dengan kegiatan-kegiatan yang dibagi ke 177 kelurahan. Melihat situasi pandemi yang belum sepenuhnya berakhir, patut untuk diapresiasi bahwa kegiatan HUT tetap dapat dijalankan dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan dari ancaman wabah Covid-19.

Kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan dalam mengisi rangkaian HUT adalah ziarah ke makam pahlawan. Kegiatan seperti ini penting untuk dilakukan oleh setiap generasi dan dicontohkan langsung oleh kepala daerahnya.

Menziarahi makam pahlawan dapat mengingatkan pada kesadaran sebagai manusia akan adanya kematian sehingga perlu mengisi setiap yang dilakukan semasa hidupnya untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat. Dan yang paling penting, dengan mengunjungi makam pahlawan menyadarkan bahwa ada pengorbanan besar bahkan hingga bertaruh nyawa oleh para pahlawan.

Sepatutnya bagi generasi yang masih hidup untuk dapat meneladani nilai-nilai perjuangan dan rela berkorban dari para pahlawan serta menjaga bangsa dan negara yang telah ditinggalkannya.

Kegiatan bakti sosial juga akan dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi kebahagian kepada semua orang, terutama bagi yang kekurangan dan membutuhkan. Dengan segala keterbatasan situasi dan kondisi yang tengah dihadapi oleh semua orang, tidak hanya warga Kota Semarang, peringatan HUT ke 475 Kota Semarang dapat dilaksanakan dengan khusyu.