Mengenal Kampus Teknologi di Semarang

Kampus Udinus Semarang/ dinus.ac.id

Pendidikan menjadi elemen dasar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk mampu berdaya saing dan berdaya guna.

Kehadiran lembaga pendidikan tidak hanya berorientasi pada keberadaannya sebagai bentuk eksistensi, tetapi lebih dari itu harus dapat terjangkau di akses oleh semua orang.

Pendidikan di level perguruan tinggi masih sedikit untuk dapat dijangkau di negeri ini. Masih banyak anak-anak yang kesulitan untuk dapat menyelesaikan pendidikan dasarnya ataupun pendidikan menengahnya. Sehingga untuk dapat menjangkau bangku perkuliahan di perguruan tinggi dirasa sangat jauh dari jangkauan.

Mengenal pendidikan di level perguruan tinggi di Indonesia kebanyakan hanya ada di kota-kota besar atau di ibu kota provinsi. Salah satu kota yang memiliki banyak kampus perguruan tinggi adalah Kota Semarang.

Di Semarang ada beberapa kampus baik negeri, swasta ataupun sekolah kedinasan. Banyaknya pilihan perguruan tinggi di Kota Semarang membuat banyak mahasiswa dari luar daerah yang merantau ke Semarang untuk menuntut ilmu.

Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kota Semarang yaitu Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Islam Negeri Walisongo (UIN Walisongo), Politeknik Negeri Semarang (Polines), dan Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin).

Perguruan Tinggi Kedinasan di Kota Semarang yaitu Akademi Kepolisian (Akpol), Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang (PIP Semarang), Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang (Poltekkes), dan Politeknik Pekerjaan Umum (Politeknik PU).

Sedangkan untuk kampus Perguruan Tinggi Swasta (PTS) jumlahnya sangat banyak mulai dari yang berbentuk universitas, sekolah tinggi, politeknik ataupun akademi.

Beberapa kampus universitas di Kota Semarang seperti Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Universitas Katolik Soegijapranata (Unika), Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Universitas Stikubank Semarang (Unisbank), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Universitas Semarang (USM), Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Universitas 17 Agustus 1945 Semarang (Untag Semarang), Universitas PGRI Semarang (Upgris), Universitas Ivet (Univet), Universitas Pandanaran (Unpand), Universitas STEKOM, Universitas Maritim Amni (Unimar Amni), Universitas Nasional Karangturi (Unkatur), Universitas AKI (Unaki), dan Universitas Karya Husada (Unkaha).

Salah satu universitas yang cukup terkenal dan berada di tengah Kota Semarang adalah Universitas Dian Nuswantoro yang disingkat Udinus. Kampus yang dikenal dengan bidang teknologinya ini berada di Jl Imam Bonjol No 207, Pendrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang.

Lokasi kampus Udinus tidak terlalu jauh dari Tugu Muda Semarang yang menjadi ikon Kota Semarang. Sehingga tidak terlalu sulit untuk mencari kampus yang memiliki stasiun televisi TVKU (TV Kampus Udinus) ini.

Pada awal Maret 2022 Udinus meraih akreditasi institusi terbaik yakni Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Bersama dengan 19 Perguruan Tinggi (PT) Swasta dan Negeri di Indonesia, Udinus mampu meraih akreditasi tersebut.

Akreditasi yang dikeluarkan oleh BAN PT itu dituangkan dalam sertifikat akreditasi nomor 107/SK/BAN-PT/AK-ISK/PT/III/2022. Status akreditasi unggul dapat disandang Universitas Dian Nuswantoro untuk periode 2 Maret 2022-21 Desember 2026.

Capaian akreditasi tersebut tidak mudah untuk diraih, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi perguruan tinggi agar mendapat peringkat tersebut. Syarat untuk meraih akreditasi institusi unggul harus memenuhi Instrumen Suplemen Konversi (ISK).

Ada delapan persyaratan yang harus dipenuhi yaitu dosen tetap perguruan tinggi, dosen tidak tetap, sistem penjaminan mutu internal, siklus penjaminan mutu internal, pelampauan standard nasional pendidikan tinggi, mekanisme penjaminan mutu menuju outcome based accreditation, akreditasi program studi, dan publikasi ilmiah.

Dari kedelapan syarat tersebut perlu empat syarat yang harus mendapatkan nilai tinggi yaitu implementasi penjaminan mutu internal yang harus dengan nilai sangat baik. Kemudian sebagian besar prodi harus terakreditasi A. Yang tidak kalah penting adalah produktivitas publikasi ilmiah dosen yang harus tinggi serta bereputasi intenasional.

Pemberian akreditasi tersebut menunjukkan kualitas pendidikan Udinus mengalami peningkatan yang signifikan. Kampus yang memiliki moto “Untuk masa depan yang lebih baik (for a better future)” ini tergolong belum terlalu lama didirikan.

Penetapan Udinus menjadi universitas baru terjadi setelah dikeluarkannya SK Menteri Pendidikan Nasional Indonesia No. 169/D/O/2001 tanggal 30 Agustus 2001. Pada mulanya Udinus merupakan gabungan dari beberapa lembaga pendidikan dari Yayasan Dian Nuswantoro dan Yayasan Lintang Nuswantoro.

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Dian Nuswantoro, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dian Nuswantoro, Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Dian Nuswantoro, dan Sekolah Tinggi Kesehatan (STKES) Lintang Nuswantoro adalah cikal bakal sebelum dilebur menjadi Universitas Dian Nuswantoro.

Banyak yang menyangka bahwa nama Dian Nuswantoro berasal dari nama pendiri atau sosok maupun tokoh tertentu. Kata Dian merupakan singkatan dari Dumununging Ingsun Angrakso Nagoro. Sedangkan Nuswantoro berarti Nusantara.

Sang pendiri yang juga Rektor Udinus saat ini yaitu Prof. Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom memilih nama Dian Nuswantoro sebagai gambaran akan keinginnanya untuk ikut merawat Nusantara. Dan pilihan menggunakan bahasa Jawa dilatari karena Edi Noersasongko sebagai orang Jawa.

Kepanjangan dari kata Dian tersebut merupakan sasanti atau pujian yang tentunya menjadi doa dan harapan Universitas Dian Nuswantoro.

Sumber:

https://dinus.ac.id/getnews/3096/raih-akreditasi-unggul-udinus-jadi-19-pt-yang-meraih-akreditasi-tertinggi-di-indonesia

https://dinus.ac.id/fasilitas/lab/index.shtml