Wali Kota Semarang Sambut Baik Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik

Kerjasama antara PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta disambut baik oleh Wali Kota Semarang. (Foto: Pemkot Semarang)

Semarang- Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menyambut baik pemanfaatan sampah menjadi energi listrik tersebut. Hendi berharap proyek ini dapat bermanfaat terutama untuk lingkungan dan kepentingan orang banyak.

Hal ini disampaikan oleh Hendrar Prihadi  saat menghadiri kerjasama antara PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta. Kerjasama ini terkait dengan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (BPS) selaku operator Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Jatibarang 800 kV.

“Dengan jumlah penduduk sekitar 1,7 Juta, sampah yang dihasilkan Kota Semarang setiap harinya sekitar 1.000 – 1.200 ton. Jika  tidak ada upaya untuk mengolah sampah tersebut, hasilnya akan muncul timbunan sampah. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi sampah tersebut adalah dengan pemanfaatan landfill gas yang pada hari ini PJBTLnya ditandatangani,” terang Hendi.

Penandatanganan dilaksanakan di Gedung Mr. Moh. Ichsan, Balai Kota Semarang, Jumat, (4/10) siang.

Kerjasama PLN

Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan dua belah pihak, dalam kesempatan ini pihak PLN diwakili oleh Agung Nugraha selaku General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, dan pihak PT BPS diwakili oleh R. Hendro Prasetyo selaku Direktur Utama.

PLTSa Jatibarang terletak di Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Pembangunan pembangkit ini dimulai pada Oktober 2017 dan direncanakan dapat beroperasi pada November 2019 mendatang.

Berbeda dengan PLTSa Surakarta, pembangkit berkapasitas 800 kV ini menggunakan teknologi landfill gas (LFG) dimana sampah tidak dibakar, melainkan ditutup dengan membran, sehingga gas metana dapat dikumpulkan dan digunakan sebagai bahan bakar penggerak generator.

Pada kesempatan ini turut hadir EVP Energi Baru dan Terbarukan PLN, Zulfikar Manggau, Sekretaris Dirjen Kementerian Lingkungan Hidup, Sayid Muhadar, Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, Asisten Deputi Infrastruktur Pertambangan dan energi Kemenko Kemaritiman, Yudi Prabangkara, serta jajaran Forkopimda Kota Semarang lainnya.

Add Comment