Sosioalisasi dan Penentuan Indikator RAD TPB Kabupaten Semarang

Acara sosialisasi dan penentuan indikator RAD TPB Kabupaten Semarang berlangsung di ruang rapat Gedung Barenlitbangda lantai II di Ungaran, Selasa (8/10) siang. (Foto: Pemkab Semarang)

Semarang- Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menghadiri pembukaan acara sosialisasi dan penentuan indikator RAD TPB Kabupaten Semarang. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Gedung Barenlitbangda lantai II di Ungaran, Selasa (8/10) siang.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengharapkan para pimpinan SKPD dapat konsisten menyelaraskan substansi dokumen perencanaan pembangunan daerah dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

”Sehingga dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan sesuai arah kebijakan pembangunan nasional dan berkelanjutan di semua tataran,” tegasnya.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Barenlitbangda) Anang Dwinanta menjelaskan pihaknya menggelar sosialisasi sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

“Indonesia telah ikut serta meratifikasi pencapaian SDGs yang diprakarsai oleh PBB. Sehingga kita wajib menyusun RAD TPB ini yang selaras dan menjadi masukan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah 2021-2024,” terangnya.

Sustainable Development Goals

Tenaga ahli Sekretariat Sustainable Development Goals (SDGs) Jateng, Amirudin menilai Pemkab Semarang sangat serius menyusun rencana aksi daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (RAD TPB). Hal itu ditandai dengan kesediaan pucuk pimpinan daerah dan pimpinan SKPD mengikuti sosialisasi penyusunan RAD TPB.

“Saya melihat Pemkab Semarang serius mendukung penyusunan RAD TPB. Dari beberapa Kabupaten/Kota yang sudah menggelar sosialisasi, baru disini dihadiri Wakil Bupati sebagai wujud komitmen daerah menyusunnya,” katanya.

Menurut staf pengajar di UNDIP Semarang ini, RAD perlu disusun guna menyelaraskan tujuan pembangunan berkelanjutan yang telah disepakati bersama. Ditegaskan, tujuan SDGs atau yang diartikan sebagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) adalah mengakhiri kemiskinan dan kelaparan dalam lingkungan yang sehat. SDGs yang menjadi agenda global itu menekankan perhatian pada orang (people), bumi (planet), perdamaian (peace), kemakmuran (prosperity) dan kebersamaan (partnership).

Barenlitbangda mengundang perwakilan SKPD, organisasi profesi, perwakilan kepala desa dan organisasi kemasyarakatan lainnya untuk mengikuti sosialisasi. Sehingga diharapkan segenap elemen masyarakat yang terlibat dalam proses pembangunan daerah itu dapat memahami tujuan pembangunan berkelanjutan yang merupakan agenda internasional itu.

Add Comment