Wali Kota Semarang Hadiri Acara PKK

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menghadiri Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Lingkungan Bersih Sehat (LBS), Kependudukan Keluarga Berencana dan Membangun Keluarga (KKBPK). (Foto: Pemkot Semarang)

Semarang- Tiga kelurahan di Kota Semarang mengadakan Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Lingkungan Bersih Sehat (LBS),  Kependudukan Keluarga Berencana dan Membangun Keluarga (KKBPK).

Tiga kelurahan tersebut yakni Kelurahan Tlogosari, Kelurahan Patemon dan Kelurahan Randu Garut. Acara ini berlangsung Kamis (26/9) dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

“Maka pada kesempatan kali ini kami mengucapkan selamat datang kepada tim verifikasi lomba dengan harapan panjenengan hari ini mampu bersama-sama melihat secara langsung di lapangan apa saja yang sudah dilakukan ibu-ibu PKK beserta masyarakat khususnya Kelurahan Patemon, Kelurahan Tlogosari dan Kelurahan Randu Garut,” ujar Hendi saat memberi sambutan.

Hendi juga menyampaikan bahwa saat ini PKK mampu menjadi mitra yang baik untuk Pemerintah Kota Semarang, terutama pada saat me- launching program “Bergerak Bersama” dan juga pemberdayaan serta partisipasinya selama ini. Hendi berharap masyarakat juga dapat mengisi aktivitas dengan kegiatan positif yang ada di Kota Semarang seperti kegiatan PKK.

“Persoalan-persoalan lain atau tantangan yang ada di Kota Semarang melibatkan PKK juga Alhamdulillah bisa berjalan baik,”imbuhnya.

Hendi mendukung PKK pada tahun ini dapat mengulang kesuksesanya kembali dan mampu mewakili provinsi dan menjuarai hingga tingkat nasional.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekda Kota Semarang, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Tia Hendrar Prihadi, Anggota DPRD Kota Semarang, Tim Verifikasi Provinsi Jawa Tengah, dan Pimpinan OPD Kota Semarang.

Bergerak Bersama

Konsep Bergerak Bersama, lanjut Hendi, seluruh stakeholder didorong untuk berkontribusi dengan sistem bottom up, sesuai aspirasi dan ide masyarakat.

Hasilnya, sejumlah perkembangan pembangunan berhasil diraih mulai dari indeks prestasi manusia (IPM) yang meningkat hingga secara bertahap terpecahkannya  berbagai permasalahan fisik dan sosial seperti rob dan banjir, kawasan kumuh, kemiskinan, dan infrastruktur.

Ke depan, Wali Kota juga terus menggagas berbagai program inovasi untuk percepatan pembangunan Kota Semarang yang akan berdampak pula pada peningkatan roda ekonomi. Di antaranya, pembangunan Underground Simpang Lima dan Tanggul Laut Semarang Demak.

“Dua tahun ini kami sudah menyelesaikan DED-nya, insyaallah tahun depan akan mulai ditawarkan kepada investor dengan model KBBU. Jika investor tertarik, maka akan dilakukan pembangunan sesuai dengan DED. Kalau tidak, pembangunan ruas-ruas jalan minimalis akan dibiayai pemerintah,” ujar Hendi.

Add Comment