Wali Kota Semarang Hadir dalam Workshop Alternatif Pembiayaan Pembangunan Daerah

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat memberi sambutan dalam Workshop Alternatif Pembiayaan Pembangunan Daerah. (Foto: Pemkot Semarang)

Semarang– Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menghadiri acara Workshop mengenai alternatif pembiayaan pembangunan daerah. Workshop kali ini terselenggara oleh Bappeda Semarang, Kamis (19/9).

Beberapa alternatif pembiayaan pembangunan daerah antara lain adalah Kerjasama Pemerintahan Dan Badan Usaha (KPBU), Pinjaman dan Obligasi Daerah, Pembiayaan Infrastruktur Non APBN (PINB), Manajemen Asset Daerah/ Pengelolaan Barang Milik Daerah, Dan Coorporate Social Responsibility (CSR).

“Tidak hanya untuk bangun infrastruktur, namun juga kesejahteraan teman-teman juga meningkat, kita diminta harus kreatif terutama dalam penyusunan anggaran,” kata Hendrar Prihadi, Wali Kota Semarang.

Alternatif pembiayaan tersebut diperlukan sebab meningkatnya daya saing antar wilayah atau kota baik nasional maupun internasional, urbanisasi dan defisit anggaran daerah, serta menjadi salah satu cara mencapai SDGs.

Bertempat di Hotel Grand Edge, workshop ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Sekda Kota Semarang, seluruh pimpinan OPD, pejabat perencanaan, serta para Direktur RSUD Kota Semarang.

Perencanaan Pembangunan Nasional

Acara ini diadakan untuk menindaklanjuti Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Presiden No. 38 Tahun 2015 Tentang Kerjasama Pemerintah Dan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastuktur.

Narasumber yang mengisi workshop kali ini ialah Hedi Suryantoro dari PT. SMI, Muhammad Muktiali yang merupakan dosen sekaligus Sekretaris Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro, dan Novi Andriani dari Bappenas.

Kegiatan workshop bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang alternatif pembiayaan pembangunan daerah di luar APBD dalam rangka percepatan pelaksanaan pembangunan di Kota Semarang dengan dihadiri 180 peserta.

Add Comment