Walkot Semarang Ajarkan Jaga NKRI Sejak Dini

Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat mengunjungi siswa-siswi Sekolah Kuncup Melati di Gang Lombok. Tepatnya di belakang Kelenteng Tay Kak Sie, Semarang Tengah. (Foto: Pemkot Semarang)

Semarang- Wali kota Semarang Hendrar Prihadi, terus mengajarkan kepada masyarakan untuk senantiasa menjaga NKRI. Menurutnya, kepedulian untuk menjaga NKRI merupakan modal berharga bagi masyarakat majemuk seperti Indonesia.

“Kepada semuanya, saya titip untuk terus memberikan suasana kebahagiaan, keriangan bagi anak-anak sehingga tercipta rasa tertarik kepada dunia pendidikan,” ujarnya, Senin (12/08).

Hal ini disampaikan Hendrar Prihadi saat mengunjungi siswa-siswi Sekolah Kuncup Melati di Gang Lombok. Tepatnya di belakang Kelenteng Tay Kak Sie, Semarang Tengah.

“Saya juga mengajak kepada siswa-siswi untuk lebih mengenal dan mencintai Kota Semarang,” ucapnya.

Hendi juga meminta untuk diberikan pemahaman dan edukasi terkait lingkungan sekitar, mulai dari pemahaman lingkungan rumah, kelurahan, kecamatan, kota, hingga ideologi bangsa dan negaranya.

Dengan cara demikian, diharapkan para siswa yang akan menjadi calon pemimpin bangsa ini akan semakin memahami kemajemukan dan kebinekaan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia dan menjunjung tinggi toleransi.

“Kalau adik-adik sudah cinta dengan Kota Semarang, maka Bapak yakin adik-adik tidak rela ketika melihat lingkungan sekitar tidak bersih. Tidak mungkin seseorang akan menjadi pemimpin ketika tidak memiliki rasa cinta terhadap kota maupun negaranya,” kata Hendi.

Kepedulian Terhadap NKRI Sejak Dini

Yayasan Pendidikan Kuncup Melati, tercatat telah memberikan layanan pendidikan selama 69 tahun sejak tahun 1940 lalu. Atas dedikasi tersebut, Hendi pun memberikan apresiasi karena selama 69 tahun, yayasan tersebut telah banyak berperan di dalam upaya pemerataan pendidikan.

Salah satunya dengan memberikan layanan pendidikan gratis yang diberikan kepada para siswa kurang mampu sehingga dapat mengenyam pendidikan.

“Terima kasih telah membina adik-adik dengan biaya pendidikan gratis, bantuan pendidikan, hingga sembako bagi orang tua murid. Semoga, dengan pola pendidikan yang baik akan tumbuh generasi muda yang baik serta hebat dari sekolah Kuncup Melati ini,” pungkasnya.

Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, dalam ceramah pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada Mahasiswa Baru Universitas Sriwijaya baru-baru ini mengatakan bahwa generasi muda Indonesia kedepan tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan, keterampilan dan kompetitif semata.

Namun juga harus diimbangi dengan kualitas mental ideologi Pancasila yang kuat, berahlak mulia, cinta Tanah Air, berwawasan kebangsaan, berjiwa Nasionalisme dan Patriotisme, serta memiliki semangat Bela Negara yang tinggi sebagai hal mendasar yang harus dibangun dan dipersiapkan sejak dini.

Ia mengatakan, penguatan Kesadaran Bela negara ini perlu dimulai sejak usia dini hingga ke Perguruan Tinggi sehingga anak-anak dan generasi muda yang belum terpengaruh akan semakin dikuatkan dan tidak mudah di pengaruhi oleh Ideologi Radikal.