Semarang Hitz Market 2019, Tawarkan Produk Inovatif UMKM

Tia Hendrar Prihadi, Ketua Penggerak PKK Kota Semarang dalam sambutannya saat pembukaan acara Semarang Hitz Market di DP Mall Semarang, Kamis (25/07/2019). (Foto: Pemkot Semarang)

Semarang- Pemerintah Kabupaten Semarang kembali menggelar Semarang Hitz Market. Tahun ini, merupakan tahun ketiga keberadan Semarang Hitz Market. Berlangsung di DP Mall Semarang, acara ini semakin menawarkan produk inovatif dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Semarang, kamis (25/07/2019).

Ratusan jenis produk UMKM dipamerkan kepada masyarakat. Selain itu, demi kemeriahan acara, dipamerkan pula peragaan busana dan hiburan paduan suara anak-anak.

Tia Hendrar Prihadi, Ketua Penggerak PKK Kota Semarang, mengatakan bahwa Semarang Hitz Market ini menjadi rangkaian dari Semarang Great Sale.

“Saya sangat apresiasi pada panitia karena telah memberikan yang maksimal bagi masyarakat Kota Semarang. Semakin banyak event menarik,” katanya.

Dia menilai, gelaran Semarang Great Sale tahun ini terbilang sangat apik. Karena, acara ini merupakan ajang diskon yang berlangsung selama sebulan di Kota Semarang. Ia berharap, acara ini bisa menjadi acara tahunan dan dirujuk sebagai salah satu wisata belanja di kota semarang.

“Tentunya kami ingin terus berimprovisasi setiap tahun. Agar kita, masyarakat bisa merasakan juga bagaimana euforianya saat gelaran berlangsung,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang. Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, Semarang Hitz Market ini menjadi rangkaian dari Semarang Great Sale.

Ketua Panitia Semarang Great Sale (SemarGres), Wijaya Dahlan mengatakan, Menjelang akhir Semarang Great Sale, jumlah penukaran kupon elektronik (E-kupon) telah mencapai 800 ribu buah. Jumlah tersebut masih bisa terus bertambah hingga penutupan SemarGres pada tanggal 28 Juli besok di Museum Mandala Bhakti, Semarang.

“Alasannya, jumlah transaksi dan penukaran e-kupon ini terus meningkat 20 persen hingga 30 persen akhir-akhir ini. Kami yakin nanti bisa mencapai satu juta E-kupon,” kata Wijaya.

Dia menambahkan, hingga saat ini sudah 12 ribu kali aplikasi Semarang Great Sale diinstall masyarakat. Dia mengharapkan, jumlah bisa tembus hingga mencapai 15 ribu kali diinstal masyarakat.

Tingkatkan Produk Inovatif  UMKM Kota Semarang

Pemerintah Kota Semarang terus berupaya meningkatkan produk-produk inovatif dari UMKM. Wali Kota Semarang Hendra Prihadi bersama Dinas Koperasi dan Kota Semarang beberapa bulan lalu telah meluncurkan Pusat Layanan Usaha Mikro Kota Semarang.

Menurut Hendi, Pusat Layanan Usaha Mikro Kota Semarang ini telah dilengkapi sejumlah fasilitas yang akan mengakomodasi para pelaku usaha UMKM. Sehingga, dengan fasilitas ini UMKM semakin berkembang.

“Fasilitas tersebut berupa pendampongan kepada UMKM, klinik bisnis, short course, pelayanan perijinan dan pembiayaan murah melalui Kredit Wibawa,” jelasnya.

Hendi juga memastikan pelaku UMKM di Kota Semarang akan mendapatkan pelatihan, pendampingan, permodalan dan pemasaran. Lebih dari itu, pelaku UMKM di Kota Semarang juga mendapat fasilitas berupa co-working space dan free wifi untuk mendukung UMKM eksis di dunia digital.

Tercatat pada tahun 2015 sampai dengan 15 April 2019 ada sebanyak 14.893 UMKM di Kota Semarang. Sebanyak 6.227 UMKM dari tahun 2016 hingga 2018  telah mendapatkan berbagai macam pelatihan dari pemerintah.