Sejahterakan Petani, Distan Kabupaten Semarang Genjot Nilai Tawar Petani

Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (Distan) Kabupaten Semarang menekankan pentingnya meningkatkan nilai tawar petani guna menambah pendapatan petani. (Distan Kabupaten Semarang)

Ungaran Timur – Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (Distan) Kabupaten Semarang menekankan pentingnya meningkatkan nilai tawar petani guna menambah pendapatan petani. Untuk mewujudkan hal tersebut, pihak Distan tengah melakukan berbagai program dan rencana pembangunan.

“Jadi kenaikan nilai tawar petani berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan petani,” papar Kepala Distan Wigati Sunu.

Salah satu program yang tengah dijalankan Distan untuk membantu meningkatkan nilai tawar petani yakni dengan memberikan bantuan sejumlah 50 unit kendaraan bermotor (ranmor) roda tiga kepada kelompok tani. Bantuan tersebut diberikan kepada kelompok yang menjalankan usaha pertanian maupun perkebunan, terutama untuk wilayah yang terkendala minimnya akses jalan penghubung dari sawah atau kebun ke akses jalan yang lebih besar.

Unit ranmor roda tiga itu, kata Kadis, dapat digunakan untuk mempercepat proses budidaya seperti pengangkutan pupuk maupun bibit ke lokasi tanam. Selain itu juga untuk mempermudah pekerjaan paska panen yakni mengangkut hasil panen untuk dijual.

“Sarana percepatan itu diharapkan dapat menekan biaya produksi sehingga meningkatkan nilai hasil usaha pertanian dan perkebunan oleh petani. Di sinilah diharapkan nilai tawar petani dapat meningkat,” terangnya.

Sementara itu Kepala Bidang Perkebunan Distan Edi Jatmiko menjelakan bantuan 50 unit ranmor roda tiga ini merupakan tahap pertama dari rencana tiga tahap. Total bantuan unit ranmor pada tahun ini sebanyak 120 unit, terdiri dari seratus unit di penetapan APBD 2019 dan sisanya di anggaran perubahan.

Di antara kelompok petani penerima bantuan tahap pertama ini adalah Kelompok Mardi Mulyo Desa Nyatnyono Kecamatan Ungaran Barat, Kelompok wanita tani Karya Pinuji Branjang Ungaran Barat, Sumber Jaya Jetis Bandungan, Ngadisari Bumi Tlogo Tuntang, Rowotani Banyubiru, Ternak Anugrah Mendongan Sumowono, dan Karya Makmur Desa Lembu Kecamatan Bancak.

“Selain bantuan unit ranmor, pada tahun ini juga direncanakan pembangunan jalan usaha tani di 84 titik lahan pertanian dan 36 titik lahan perkebunan. Ada pula rencana pembangunan 19 unit jalur irigasi tingkat usaha tani,” imbuhnya.

Menyingkirkan Tengkulak

Sementara itu, untuk meningkatkan nilai tawar petani, mantan anggota DPRK Aceh Utara Subki El Madny lebih menekankan pada penguatan lembaga Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Dengan begitu, para tengkulak maupun ijon tidak lagi mempermainkan harga serta memperlakukan petani dengan semena-mena.

“Makanya Gapoktan diperkuat salah satu solusi menghindarkan petani dari para tengkulak atau ijon. Sudah saatnya petani memiliki nilai tawar, sehingga hasil produksi petani juga memiliki nilai jual cukup tinggi,” sebutnya.

Strategi untuk menghindari tengkulak sendiri sebenarnya telah diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan meluncurkan aplikasi regopantes.com pada setahun silam. Layanan berbasis e-commerce itu digadang-gadang mampu meringkas rantai distribusi produk pertanian agar konsumen bisa mendapatkan harga murah. Petani pun bisa menjual hasil panen mereka lebih tinggi ketimbang harga yang ditawarkan tengkulak.

CEO Regopantes Wim Prihanto mengklaim aplikasi tersebut mampu menjadi solusi perdagangan online produk pertanian langsung dari petani ke konsumen tanpa lewat tengkulak. Dengan begitu, kesejahteraan petani bisa meningkat karena panjangnya mata rantai penjualan produk pertanian yang berakibat harga rendah di tingkat petani namun tinggi di tangan konsumen akan terputus dengan sendirinya.

“Jadi latar belakangnya petani bisa mendapatkan harga pantas saja. Selain pantas untuk petani juga pantas untuk pembeli,” terangnya.

Dijelaskan, banyak kemudahan yang didapat dari aplikasi Regopantes. Petani bisa mem-posting hasil tani yang dijualnya lewat aplikasi Regopantes. Penawaran itu bisa dibeli konsumen lewat situs regopantes.com. Nantinya, barang akan dikirim lewat ekspedisi yang telah dipilih untuk diantar sampai rumah konsumen.

Add Comment