Pentingnya Pola Pendidikan Karakter Bagi Siswa SMK

SMKN 1 Bawen merupakan satu dari 123 SMK di Indonesia yang direvitalisasi. (Sumber: SMKN 1 Bawen)

Bawen, SEMARANGDAILY.COM ** Pola pendidikan berkarakter yang ditanamkan kepada para siswa merupakan tanggung jawab bersama. Karenanya, para guru, orang tua, dan masyarakat termasuk dunia industri harus bersatu padu mendukung penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan berkarakter.

Sehingga, para siswa dan lulusan SMK dapat bersaing di dunia kerja. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di SMKN 1 Bawen beberapa waktu lalu seperti dikutip laman Pemkab Semarang.

“Sudah banyak kiprah para siswa SMK yang mampu menjawab tantangan global. Diantaranya pembuatan mobil Esemka yang akan digunakan untuk mempermudah transportasi di pedesaan,” ungkap Ganjar.

Kerja sama antara sekolah, orang tua dan dunia industri menurut Gubernur bisa menjadi langkah strategis untuk menguatkan kepentingan pendidikan sekolah menengah yang bermutu tinggi.

Untuk mendukung hal tersebut, revitalisati SMK merupakan program yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan yang dilaksanakan di 123 SMK di tanah air. Program revitalisasi meliputi enam aspek.

Keenam aspek itu yakni penguatan sarana prasarana pendidikan, metode pembelajaran, manajemen sekolah, pengembangan SDM tenaga pengajar, peningkatan mutu kerja sama dengan dunia industri dan sertifikasi tamatan agar memiliki daya saing tinggi saat memasuki dunia kerja.

Di Kabupaten Semarang sendiri SMKN 1 Bawen menjadi salah satu SMK yang direvitalisasi. Dengan adanya revitalisasi tersebut diharapkan mampu menjadikan sekolah kejuruan berbagai kompetensi itu sebagai sekolah menengah kejuruan rujukan di Jawa Tengah. Bahkan salah satu jurusan unggulan yakni mekanisasi pertanian merupakan yang terbesar di tanah air.

“SMKN 1 Bawen adalah salah satu dari 23 SMK rujukan di Jawa Tengah yang menyelenggarakan pendidikan bermutu berbiaya murah. Tahun ajaran 2017/2018 kami menampung 759 siswa baru meski itu bukan daya tamping maksimal,” terang Kepala SMKN 1 Bawen Jumeri.

Saat ini total siswa SMKN 1 Bawen berjumlah 2.190 siswa yang belajar di enam jurusan kompetensi. Yakni peternakan, budidaya tanaman, teknologi pengolahan hasil, mekanisasi pertanian, jasa boga dan perhotelan