1.000 Kelompok Kesenian Mendapat Dana Hibah

Iilustrasi kesenian. 1000 kelompok kesenian di Kabupaten semarang mendapatkan dana hibah yang bersumber dari APBD 2017. (Sumber: semarangbanyubiru.desa.kemendesa.go.id)

Tengaran, SEMARANGDAILY.COM ** Sebanyak 1.000 kelompok kesenian di Kabupaten Semarang mendapat dana hibah masing-masing senilai Rp10 juta. Hibah yang bersumber dari APBD 2017 tersebut dimaksudkan untuk memberdayakan peran dan fungsi kelompok kesenian dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme.

“Kelompok kesenian tersebut akan berfungsi sebagai mitra pemerintah daerah untuk menyampaikan pesan anti radikalisme, menekan paham anti Pancasila bahkan untuk memerangi pornografi di tengah masyarakat,” kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Semarang, Adi Prasetyo, seperti dikutip laman resmi Pemkab Semarang, Kamis (28/09/2017).

Dia menilai pesan moral yang disampaikan melalui lembaga kesenian efektif dan lebih mudah diterima oleh masyarakat sejak zaman dulu. Para seniman yang tergabung dalam kelompok kesenian tersebut dianggap memiliki kedekatan emosional dengan warga. Kondisi itu mempengaruhi tingkat kepercayaan warga terhadap berbagai pesan yang disampaikan.

Disisi lain, masih banyak kelompok kesenian yang tidak memiliki sarana pendukung mendukung untuk kiprah mereka. “Peran dan potensi para seniman itu akan dimaksimalkan dengan pemberian dana hibah untuk membeli peralatan kesenian,” kata dia.

Wakil Bupati, Ngesti Nugraha, berharap agar para pelaku kesenian penerima dana hibah dapat memanfaatkan dana tersebut guna melengkapi peralatan yang dibutuhkan.

“Jangan sampai disalahgunakan untuk keperluan yang tidak semestinya. Patut diperhatikan, dana yang diberikan tidak akan dipotong sedikitpun oleh siapapun,” kata Ngesti seperti dikutip situs tersebut.

Sementara itu Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Semarang (DKKS), Sarwoto Ndower, mengimbau kepada para pelaku kesenian untuk menjadikan momen pemberian hibah itu sebagai awal kebangkitan semua bentuk kesenian.

Dia berharap nantinya Kabupaten Semarang menjadi salah satu pusat kesenian Jawa selain Surakarta dan Yogyakarta. Dia juga memastikan DKKS akan memfasilitasi berbagai kegiatan kesenian sebagai wahana unjuk diri para pelaku kesenian.

“Rencananya event Merti Bumi Serasi peringatan hari jadi Kabupaten Semarang 2018 akan menjadi panggung besar berbagai bentuk kesenian. Untuk itu, para pelaku kesenian harus berbenah untuk menampilkan kiprah terbaik,” kata dia.