APBD Kota Semarang Tahun 2017 Disahkan

balaikota-semarang-300x200Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2017 Kota Semarang akhirnya di sahkan dalam rapat paripurna DPRD Kota Semarang, Rabu (30/11/16). Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan terimakasih kepada para anggota dewan. Meski di awal ada miss komunikasi tentang regulasi UU Nomer 23 Tahun 2014, dengan kerja keras Perda ABPD 2017 akhirnya bisa disahkan tepat waktu.

Ia mengungkapkan selanjutnya akan diserahkan kepada Gubernur dan akan diparipurnakan.

“Sekarang tinggal dikirim ke Gubernur untuk persetujuan dan diparipurnakan lagi,” katanya, seperti dilirilis dalam Provinsi Jateng, Rabu (1/12/16).

Setelah disahkan menjadi anggaran daerah 2017 nantinya diharapkan segera dilakukan proses lelang kegiatan. Sehingga Januari 2017 dinas sudah dapat berjalan melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan tersebut. Walikota mengatakan dengan pekerjaan dilaksanakan lebih cepat maka hasilnya bisa berkualitas dan penyerapan anggaran akan maksimal.

 

Banyak Evaluasi

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, dewan telah mengesahkan RAPBD murni 2017 setelah membahas selama 3 (tiga) hari berturut-turut secara maraton hingga dinihari. Rapat tersebut selalu kuorum dan dihadiri seluruh kepala dinas.

Setelah melakukan pembahasan banyak yang dievaluasi sistem anggaran pemkot karena masih kurang tertib. Dewan mencermati setiap usulan anggaran yang disampaikan masing-masing SKPD secara ketat. Setelah disahkan menjadi APBD akan disampaikan ke Gubernur Jateng kemudian dua minggu lagi akan ditetapkan sebagai APBD dan dibuat perwal agar anggaran ini bisa dijalankan.

 

“Sebelum penetapan nanti, pemkot diharapkan sudah mulai menyiapkan proses-proses lelang. Sehingga Januari tidak kepuntal-puntal lagi. Minimal akhir Desember sudah ground breaking,” ujar Ketua DPRD, Supriyadi.

Dalam pembahasan RAPBD, salah satu yang dievaluasi yaitu rasionalisasi kegiatan anggota dewan sekitar Rp8,6 miliar. Kemudian kegiatan dibeberapa SKPD dengan nilai Rp500 juta hingga Rp1 miliar.

“Rasionalisasi di SKPD maupun dewan intinya kami ingin kinerja bisa optimal dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Serta proyek-proyek yang sudah direncanakan dan dinggarkan bisa segera terealisasi sesuai aturan dan kualitasnya semakin baik,” kata Supriyadi.

Adapun total dari dana APBD Pemkot Semarang tahun 2017 adalah sebesar Rp4,3 triliun dengan PAD Rp1,5 triliun lebih dan defisit Rp600 juta yang akan ditutup dari silpa sebesar Rp1 triliun.