Melihat Eloknya Desa Menari di Semarang

Tarian di desa menari (foto: semarang coret)
Tarian di desa menari (foto: semarang coret)

Tanon,  Semarangdaily**Jika anda berkunjung di kabupaten Semarang, pastikan anda hadir di daerah dusun Tanon, Desa Ngarawan, Kecamatan Getasan, yang kini sedang ramai mendapat julukan “Desa Menari.” Wisata di Kabupaten  Semarang mulai digemari wisatawan mancanegara. Dusun Tanon Desa Ngrawan Kecamatan Getasan yang mendapat julukan “Desa Menari” terus berbenah menerima kunjungan wisatawan dari luar negeri. Ketua Pengelola desa menari, Trisno, menjelaskan jika desa ini telah dibranding sejak tahun 2012.

“Desa Menari” dibangun sejak tahun 2012,” tandasnya, seperti dilansir oleh Pemkab Semarang.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Trisno, dusun yang terletak di lereng Gunung Telomoyo itu di-branding sebagai “Desa Menari” sejak tahun 2012. Berbagai persiapan untuk mewujudkan hal itu telah dikerjakan mulai tahun 2009. Saat ini Dusun Tanon telah dikenal sebagai desa menari karena hampir seluruh warga desa menguasai setidaknya satu jenis tarian. Selain kesenian tari, Dusun Tanon juga mengembangkan berbagai atraksi wisata seperti jelajah alam Lereng Gurung Telomoyo, permainan luar ruang (outbond), homestay, paket wisata psikoterapi dan lainnya. Selain itu seluruh warga desa dari tua hingga muda akan diajari Bahasa Inggris

Trisno mengungkapkan jika nanti pada waktunya akan diselenggarakan event-event menarik di lokasi ini.

“Pada saatnya kami akan menggelar Festival Lereng Telomoyo untuk menampilkan segenap potensi wisata yang ada di Tanon dan sekitarnya. Harapannya dapat dihelat rutin  sebagai atraksi wisata tahunan,” tegasnya.

Contohnya adalah jika nanti bulan Desember akan hadir wisman dari singapura

“Pertengahan Desember nanti akan ada rombongan wisatawan dari Singapura. Rencananya mereka akan menginap di Dusun Tanon untuk menikmati berbagai atraksi tari dan keindahan alam,” terangnya.