Bahas Pembangunan Perikanan dan Kelautan, Himapikani Gelar Rakernas di Semarang

Kampus Undip (Foto: Undip)
Kampus Undip (Foto: Undip)

Dalam rangka membangun perikanan kelautan Indonesia sebagai pilar kemaritiman,  Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia  (HIMAPIKANI) akan melaksanakan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS), merancang program dan strategi untuk ikut  mendorong mewujudkan Indonesia sebagai negara poros maritim dunia. Keluarga Mahasiswa Perikanan Universitas Diponegoro (KMP UNDIP) sebagai Lembaga Kemahasiswaan Perikanan (LKP) tuan rumah dilaksanakannya RAKERNAS HIMAPIKANI kini tengah mempersiapkan penyambutan kedatangan seluruh mahasiswa perikanan seluruh Indonesia. Acara akan berlangsung penuh dengan rangkaian kegiatan dengan tema “Fisheries is the Future of my country” mulai tanggal 19 September sampai dengan  23 September  2016.

Kegiatan tersebut akan diawali dengan sebuah acara SEMINAR NASIONAL yang membawakan Tema “Revitalisasi kebijakan perikanan laut untuk industrialisasi perikanan kelautan Indonesia” bertempat di Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unniversitas Diponegoro. Seminar ini memberikan kesempatan kepada seluruh stakeholder untuk mengawal bersama kebijakan-kebijakan perikanan laut dalam implementasinya menuju Kemaritiman Nusantara.

Sekitar 350 orang hadir dalam acara Seminar ini, yang terdiri dari seluruh kalangan mulai dari mahasiswa, pelaku perikanan, stakeholder perikanan, dosen-dosen hingga peneliti dan pemerhati maritim akan terlibat dalam kegiatan tersebut. Ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan pengawalan bersama dalam menyongsong dan menyukseskan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Hasil dari pembahasan dalam seminar nasional serta sumbangsih dari berbagai stakeholder selanjutnya akan dibawa dalam RAKERNAS HIMAPIKANI untuk membentuk rancangan serta strategi bersama dalam menyongsong Kemaritiman Nusantara,” ungkap Nurul Aziz, selaku koordinator wilayah III Himapikani.

Rakernas Himapikani ini dilaksanakan di Teluk Awur Jepara mulai tanggal 20 september sampai dengan 21 september 2016. Rakernas himapikani tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa perikanan se Indonesia yang hadir dan tergabung dalam Himapikani.

Selain itu, ada agenda lainnya yaitu Pekan Aksi Nyata merupakan bentuk sosial lingkungan yang akan dilakukan setelah RAKERNAS. Pekan aksi nyata ini akan berbentuk kegiatan penanaman bibit mangrove sebagai aksi  lingkungan. Penanaman bibit mengrove yang dilakukan HIMAPIKANI ini juga akan di hadiri oleh berbagai aktivis sosial dan ingkungan seperti KOGAM dan Kesemat Undip salahsatunya. Harapan dari kegiatan ini selain dari menghandalkan laut sebagai masa depan kita juga sebagai pencegahan agar laut tidak mengancam kehancuran kita.

Ketua pelaksana kegiatan, Bagus Putra Arditya, mengungkapkan bahwa pihaknya berharap agenda ini dapat menjadi referensi pijakan maritim nusantara.

“harapan saya, kegiatan ini bisa berjalan lancar dan menjadi salahsatu referensi pijakan maritim nusantara, melalui seminar nasional semoga berbagai kebijakan pemerintah tidak hanya sekedar kebijakan, namun semakin tegas dan terarah fungsi dan manfaatnya baik bagi masyarakat maupun lingkungan. Rakernas himapikani juga semoga menghasilkan berbagai plan untuk bersama mengedepankan fungsi maritim nusantara ini sehingga negara poros maritim benar-benar terwujud nantinya, tidak hanya wacaba belaka,” tandasnya.