Akademi Berbagi Gelar Kelas Pembuatan Film

Peserta Kelas Pembuatan Film Akademi Berbagi Semarang (Foto: Akber  Semarang)
Peserta Kelas Pembuatan Film Akademi Berbagi Semarang (Foto: Akber Semarang)

Semarang, SEMARANGDAILY** Membuat film membutuhkan persiapan yang matang, mulai membuat naskah, menyiapkan kru, anggaran, produksi hingga distribusi. Untuk mengetehaui seluk beluk dunia perfilman tersebtu akademi Akademi Berbagi (Akber) Semarang menggelar kelas ‘Make Your Own Movie’  di Gedung PIP Balaikota Semarang, Kamis, (23/6/16).

Hadir dalam kegiatan kelas ini adalah  pegiat film  Nara Nugroho. Nara mengungkapkan dalam mebuat film ada beberapa tahap yaitu, pre production, production, dan post production. Namun demikian,  tahap paling penting dlm membuat film adalah tahap Pre Production.

“Jantung-nya film adalah dalam proses pembuatan ide”, tegasnya, seperti dilansir dalam akberSMG.

Meskipun demikian, ia menekankan bahwa pembuatan film tidak harus memiliki ide yang kompleks dan original. Karena original hanyalah mitos belaka.

Selain itu, Nara juga menjelaskan jika persolan kekinian para sineas muda adalah untuk memulai tertutam adalah persoalan uang dan modal. Ia tidak sepakat dengan itu, bahwasanya membuat film tidak harus mengambil banyak dana. Dengan memanfaatkan teman yang menunjuang untuk terlibat produksi, dengan menggunakan gadget saja pun pembuatan sudah bisa dilakukakan, mengingat kecanggihan gadget jaman sekarang.

Nara juga banyak mengupas bagaimana proses kreativitas, manajemen, hingga bagaimana film agar mendapat pendaan nari donatur.

Akber, Gerakan Sosial berbagi pengetahuan

Akademi Berbagi Semarang konsisten melakukan kegiatan-kegiatan kelas dalam rangka untuk berbagai ilmu. Perlu diketahui, Akademi berbagi adalah gerakan sosial nirlaba yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan, wawasan dan pengalaman yang bisa diaplikasikan langsung sehingga para peserta bisa meningkatkan kompetensi di bidang yang telah dipilihnya. Bentuknya adalah kelas-kelas pendek yang diajar oleh para ahli dan praktisi di bidangnya masing-masing. Kelasnya pun berpindah-pindah sesuai dengan ketersediaan ruang kelas yang disediakan oleh para donatur ruangan.

Berawal dari media-social twitter dengan kelas perdana di bulan Juli tahun 2010 di Jakarta, mencoba mengkolaborasikan kegiatan online dengan offline, saat ini kelas-kelas Akademi Berbagi telah tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia. Disebarkan melalui cerita dari mulut ke mulut juga melalui jaringan pertemanan antar komunitas, Akademi Berbagi berusaha menjaga konsistensi kegiatan dengan terus berkomunikasi melalui jaringan berbasis internet. Sebut saja kota: Medan, Palembang, Jambi, Bandung, Solo, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Malang, Balikpapan, Makassar, Ambon, Ende, Madura dan masih banyak lagi kota-kota lain yang siap menyelenggarakan kelas #akber. Berbagai macam topik telah diberikan di dalam kelas-kelas Akademi Berbagi, diantaranya: Social Media, Advertising, Jurnalistik, Public Speaking, Public Relation, Financial, Entrepreneurship, Kreatif, Musik, Fotografi dan masih banyak lagi.