Dorong Target Produksi 2016, Semarang Butuh Ratusan Traktor

Kabupaten Semarang masih memerluan ratusan traktor pengolah lahan sawah. (Photo: Youtube)
Kabupaten Semarang masih memerluan ratusan traktor pengolah lahan sawah. (Photo: Youtube)

Ambarawa, SEMARANGDAILY**Guna mendukung pencapaian target produksi padi di tahun 2016, Kabupaten Semarang masih memerluan ratusan traktor pengolah lahan sawah.  Hal ini lantaran luasan tanah dan traktor belum sebanding untuk pengelolaan.

“Ada banyak sekali permintaan bantuan hand traktor dari para petani untuk mengolah sawah. Sebab saat ini mulai sulit mendapatkan tenaga pengolah lahan. Selain itu juga sebagai upaya percepatan pengolahan lahan guna kelancaraan proses tanam,” kata Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kabupaten Semarang , Urip Triyoga, dalam acara penyerahan bantuan hand tractor dari sebuah perusahaan pembiayaan di Loka wisata Kampoeng Rawa Ambarawa, Rabu (3/2/16).

Bantuan yang diserahkan berupa delapan buah hand tractor kepada delapan kelompok tani di Kecamatan Bawen, Ambarawa, Tuntang dan Banyubiru.

Urip menambahkan bahwa Kabupaten Semarang memiliku luas untuk menanam pada mencapai 41 ribu hektar, sehingga setidaknya dibutuhkan dua ribu hand tractor. Saat ini jumlah yang ada mencapai 1.100 buah hand tractor.

“Diperlukan 900 sampai seribu hand tractor untuk mendukung target produksi padi tahun ini,” jelasnya.

Pada tahun 2016 ini, lanjutnya, Kabupaten Semarang mendapat target 237 ribu ton gabag kering panen. Tahun sebelumnya, pencapaian produksi padi Kabupaten Semarang melebih target yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat. Target produksi padi tahun 2015 sebanyak 227 ribu ton gabag kering panen dan terealisasi 230 ribu ton. Urip Triyoga optimis target tahun ini pun bisa terlampaui. Apalagi didukung kepedulian berbagai unsur masyarakat dan swasta untuk membantu penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan).