Walikota Semarang Terima Satyalancana

Hendrar Prihadi (Foto: Pemkot Semarang)
Hendrar Prihadi (Foto: Pemkot Semarang)

Kota Semarang, SEMARANGDAILY**Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi kembali menerima Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden Republik Indonesia untuk kali kedua sejak tahun 2014. Menurut rilis dari Humas Pemkot Semarang, Pemerintah Kota Semarang dinilai berprestasi dalam kinerja terbaik nasional. Penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo pada Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke XIX di Istana Negara Jakarta, Selasa (28/4).

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, ada 23 Pemerintah Daerah yang dinilai berprestasi kinerja terbaik nasional. Di antaranya yakni Blitar, Cimahi, Depok, Madiun, Mojokerto, Probolinggo, Samarinda, Semarang, Surabaya, Yogyakarta.

Penghargaan itu, menurut Tjahjo merupakan prestasi kinerja terbaik pemerintah daerah hasil dari Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) tahun 2014 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2013.

“Daerah yang menerima penghargaan tiga kali berturut-turut akan mendapatkan penghargaan tertinggi yakni Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden RI,” katanya.

Otonomi, Tumbuhkan Inovasi

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi kepada kepala daerah yang meraih penghargaan atas kenerja terbaik nasional dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ini membuktikan bahwa otonomi daerah telah menumbuhkan sebuah inovasi dan praktik yang baik dalam pemerintahan maupun pembangunan. Jika tidak ada otonomi daerah maka inovasi di daaerah tidak akan berjalan.

“Saya juga kadang-kadang membayangkan bila tidak ada otonomi daerah pasti tidak mungkin seorang wali kota, gubernur akan jadi presiden. Nanti bisa saja seorang bupati, wali kota, gubernur akan ada yang jadi presiden,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, desentralisasi dan otonomi daerah merupakan pilihan yang sudah dan harus diambil karena akan memberi ruang yang luas bagi pemerintah daerah untuk merespon kebutuhan dan kehendak rakyat serta mendekatkan pelayanan publik kepada rakyat. Otonomi daerah akan membuka ruang partisipasi rakyat yang lebih luas dan bisa menjadi sarana kaderisasi calon-calon pemimpin baik tingkat kota/kabupaten, provinsi maupun tingkat nasional.

“Saya juga mendorong inovasi daerah sesuai dengan karakter sosial, ekonomi dan budaya di masing-masing daerah. Namun semua harus diletakkan dalam konteks kepentingan nasional. Saat ini kita masuk pada era globalisasi dengan kompetisi dan persaingan yang sangat tinggi. Indonesia harus mampu memenangkan semua kompetisi itu. Oleh karena itu sinergi dan kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota harus terus ditingkatkan,” katanya.

Usai menerima penghargaan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama birokasi Pemerintah Kota Semarang untuk melayani masyarakat agar menjadi pemerintahan yang terbuka dan transparan.

Hendi sapaan Wali Kota Semarang juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan masukan terutama problem-problem yang ada di lapangan.

“Sehingga dengan cepat dapat diatasi dan dicari solusi terhadap permasalahan tersebut. Pemerintah Kota Semarang akan terus berupaya meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan, sehingga Kota Semarang akan lebih maju untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Hendi.