OMA YOM TAGE, Solusi Undip Atasi Potensi Gempa

Mahasiswa Undip saat mempresentasikan Omah Tahan Gempa (Foto: Undip)
Mahasiswa Undip saat mempresentasikan Omah Tahan Gempa (Foto: Undip)

Kota Semarang, SEMARANGDAILY**Potensi gempa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya mendorong agar perlunya model rumah anti gempa yang mampu mengurungi adanya potensi kerusakan. Undip yang tergabung dalam Tim PKM Pengabdian masyarakat Oma Yom Tage mencoba menawarkan solusi yang menarik untuk mengatasi permasalahan tersebut. Mereka adalah Muhammad Azhar Ariefkha Dani, Zaenal Khafidho, Budicahya Krismanuel, Ryan Camara, dan Ema Hidayati.

Ketua Tim, Muhammad Azhar Ariefkha Dani menjelaskan bahwa, adanya persoalan tersebut membutuhkan solusi yang tepat.

“Untuk mengatasi masalah di tersebut, maka tim PKM-Pengabdian kepada Masyarakat kami menawarkan sebuah solusi yaitu sebuah program yang dinamakan Oma Yom Tage (Omah Awet Yo Omah Tahan Gempa)”, ujar Azhar.

“Target program ini adalah supaya masyarakat di Padukuhan Karangtengah mengetahui pentingnya membangun rumah dengan konstruksi bangunan tahan gempa dan tahu cara mengaplikasinya dalam pembangunan rumah atau gedung” lanjutnya.

Azhar juga menerangkan bahwa, Program tersebut menititik beratkan pada konstruksi pondasi, karena pondasi adalah bagian yang paling terpenting dalam sebuah bangunan.

“Kami juga telah mensurvey di daerah Padukuhan Karangtengah, hal yang kami kira sebelumnya,ternyata benar-benar terjadi di sini. Kebanyakan rumah di sini menggunakan pondasi yang tidak standar bangunan tahan gempa. Kami juga mewawancarai sebagian penduduk Dukuh Karangtengah, mayoritas penduduk disana hanya memberikan wewenang penuh pada tukang untuk membangun rumahnya dengan uang seadanya yang mereka miliki.” ujarnya

Program kerja Oma Yom Tage adalah memberikan pendampingan dan pemberian pengetahuan kepada warga dalam bentuk seminar rakyat di Balai Desa Giricahyo mengenai konstruksi bangunan tahan gempa, cara membuat rumah yang tahan gempa, dan keunggulannya. Tim PKM-M berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para pemuda di Padukuhan Karangtengah.

“Setelah para warga diberi pendampingan dan pengetahuan yang matang mengenai konstruksi bangunan tahan gempa, kami tim PKM-M dan para pemuda Padukuhan Karangtengah akan terjun ke lapangan untuk study tour dan mendiskusikannya bersama tentang rumah dan bangunan yang ada di Padukuhan Karangtengah,” Ujar Budicahya.

Tujuan jangka panjangnya dari program Oma Yom Tage ini diharapkan dapat mengurangi angka kerusakan rumah di Desa Giricahyo khususnya Padukuhan Karangtengah akibat gempa bumi yang dahulu pernah melanda daerah sekitar padukuhan ini dan menumbuhkan tenaga kerja pertukangan yang ahli dan profesional dalam membangun rumah tahan gempa dimasa pembangunan ini untuk dapat barsaing dengan negara lain menghadapi pasar bebas 2015