Suteki: Optimalisasi BAZ, Langkah Kongkret Pengentasan Kemiskinan

Guru Besar Ilmu Hukum Undip, Prof Suteki (Foto: Suara Merdeka)
Guru Besar Ilmu Hukum Undip, Prof Suteki (Foto: Suara Merdeka)

Kota Semarang, SEMARANGDAILY**Badan Amil Zakat (BAZ) memiliki potensi besar sebagai salah satu badan yang mampu mendorong pengentasan kemiskinan kota. Hal ini diungkapkan oleh Guru Besar Ilmu Hukum Undip, Prof Suteki, saat ditemui Semarangdaily, Jumat, (10/4/15).

Sebagai lembaga penghimpun dana zakat, BAZ memiliki potensi besar yang tidak bisa disia-siakan.

“BAZ memiliki potensi yang sangat besar untuk mengentaskan kemiskinan,” katanya

Ia mengungkapkan, jika pihaknya telah melakukan kajian ini melalui penelitian dan membandingkan dengan daerah-daerah lainnya. Hasilnya, hal ini memiliki potensi yang sangat besar.

“Kita sudah lakukan penelitian dan membandingkan dengan beberapa daerah sekitar semarang, hasilnya adalah ini (potensi zakat—red) merupakan potensi yang besar dalam pengentasan kemiskinan”, ungkap Suteki, yang juga Direktur Esksekutif Satjipto Rahardjo Institute ini.

Suteki mengatakan jika saja setiap orang mampu terdorong, bayangkan dengan potensi besar yang dapat ditangkap oleh BAZ Kota Semarang. Sehingga, bukan tidak mungkin lagi badan ini tidak mampu memberikan dorongan yang signifikan terhadap pengentasan kemiskinan yang ada di Kota Semarang.

Pengelolaan, Kunci Pengentasan Kemiskinan

Suteki mengungkapkan jika pengelolaan BAZ merupakan bagian yang paling penting. Sehingga, pengelolaan harus diimplementasikan dengan sebaik mungkin melalui perencanaan yang strategis.

“Yang kita lihat penting dalam kajian ini adalah bagaimana mekanisme pengelolaanya”, jelasnya.

Seperti diketahui, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang dalam rilisnya, Tahun 2013 terdapat Keluarga dengan faktor miskin mencapai 30.230 Kepala Keluarga di Kota Semarang.

Dalam penelitian Strategi Pengentasan Kemiskinan Melalui Hukum Sebagai Sarana Rekayasa Sosial (Law As Tool of Social Engineering): Studi Kasus Pengentasan Kemiskinan Melalui Pengelolaan Badan Amal Zakat (BAZ) Kota Semarang, Suteki menjelaskan Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Semarang tidak hanya bertugas sekedar mengumpulkan zakat, mendistribusikannya dan mendayagunakannya saja, lebih dari itu, lembaga itu memiliki fungsi mengentaskan kemiskinan.

BAZ memiliki beberapa program yang secara signifikan dapat mendorong pengentasan kemiskinan. Program-program tersebut adalah Semarang Makmur, Semarang Cerdas, Semarang Sehat, dan Semarang Peduli.