Peringati Hari Tari Dunia, Unnes Gelar Pertunjukan Tari

Penari dalam pagelaran seni tari di Unnes, Rabu, (27/5/15)
Penari dalam pagelaran seni tari di Unnes, Rabu, (27/5/15)

Gunungpati, SEMARANGDAILY**FBS (Fakultas Bahasa dan Seni) menjadi pusat pertunjukan segala macam tari. Hal ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari tari dunia.

Ketua Panitia, Moh Hasan Bisri, Kegiatan ini adalah akan menyelenggarkana 18 jam menari. Selain itu, 120 jenis tari disajikan dan sekitar 1.200 penari ikut memeriahkan peringatan hari tari dunia yang digelar Unnes untuk yang kedua kalinya.

Penyelenggara merangkul sanggar dan sekolah yang ada di Jawa Tengah untuk ikut berpartisipasi dalam acara ini.

“Semangat menari harus terus dilestarikan, untuk itu panitia mengajak sanggar-sanggar tari dan sekolah di Jawa Tengah dalam gelaran ini, agar kecintaan terhadap seni tari tumbuh dan berkembang,” ungkap Hasan Basri, seperti disebutkan dalam laman resmi Unnes, Rabu, (27/4/15).

Kepedulian Seni Budaya

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Masdiana selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Unnes yang telah mempunyai kepedulian untuk melestarikan dan meningkatkan kreativitas seni budaya, khususnya seni tari. Kegiatan-kegiatan seni yang digagas Unnes sangat membantu Kota Semarang dalam mengembangkan Semarang sebagai kota tujuan wisata.

Rektor Unnes, Prof Fathur Rokhman, mengungkapkan sejak tahun 1982 Badan Dunia PBB untuk Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan (UNESCO) telah menetapkan tanggal 29 April sebagai World Dance Day. Unnes sebagai universitas konservasi akan terus nguri-uri seni budaya dan berupaya mengemas secara kreatif.

“Dengan terus menerus melakukan aktivitas, kreativitas, dan inovasi seni, Unnes akan mewarnai dunia,” katanya.

Kegiatan yang dimotori oleh Jurusan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) ini sebagai upaya perwujudan nyata konservasi budaya di Unnes.