Kredit Usaha Produktif, Upaya Nyata Dorong Geliat Usaha Kecil Menengah

Para pelaku usaha mikro kini kian dimudahkan mengembangkan usaha dengan adanya program Kredit Usaha Produktif (KUP) (Foto: Merdeka)
Para pelaku usaha mikro kini kian dimudahkan mengembangkan usaha dengan adanya program Kredit Usaha Produktif (KUP) (Foto: Merdeka)

Kota Semarang SEMARANGDAILY**Para pelaku usaha mikro kini kian dimudahkan mengembangkan usaha dengan adanya program Kredit Usaha Produktif (KUP) dari pemerintah. Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan pilot project ini merupakan upaya nyata dalam mendorong geliat Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Tengah.

Untuk meminimalisir terjadinya kredit macet, nantinya penentuan pelaku usaha yang layak menerima KUP diawali dengan proses seleksi di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten.

“KUP tanpa agunan dan bunganya relatif murah. Ini jawaban bagi masyarakat pelaku UKM. Hari ini kita akan evaluasi sejauh mana (perkembangan KUP). Apabila berhasil, kita akan sebarkan ke wilayah Jawa Tengah lainnya,” katanya saat coffee morning bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Gubernur Jateng , Ganjar Pranowo, di Gumaya Tower Hotel, seperti dilansir dalam laman resmi pemerintah provinsi Jateng, Rabu (22/4/15).

Penyaluran kredit permodalan lewat program KUP ini, lanjutnya, juga dilaksanakan Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia. Dia berharap, dalam tiga bulan, bisa benar-benar menjadi program nasional.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyambut baik program KUP yang digulirkan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Dia berharap, realisasinya tidak sesulit program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Dulu, ada anggapan bahwa akses modal melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) itu susah. Mesti dibridging bagaimana agar mudah. Sekarang muncul pemikiran membentuk Kredit Usaha Produktif (KUP). Intinya harus mudah. Tapi sebelum dikasih, penerimanya harus betul-betul verified. Memang orang yang layak. Inilah tugas perbankan,” ujar Ganjar.

Lebih lanjut dia meminta kepada Dirut Bank Jateng supaya memberi perhatian serius dalam membantu pembiayaan UMKM di Jawa Tengah. Sebab, itu merupakan salah satu upaya mengentaskan kemiskinan dari sisi permodalan.