Konservasi Air, Pemkot Semarang Sebar 100 Benih Ikan Di Banjir Kanal Barat

Banjir Kanal Barat (Foto: Skypercity)
Banjir Kanal Barat (Foto: Skypercity)

Semarang Barat, SEMARANGDAILY**Sebanyak 100 ribu benih ikan, disebar di Banjirkanal Barat oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, beserta jajaran SKPD Pemkot Semarang, Sabtu (21/3).

Hal itu sebagai petanda kampanye konservasi air dan apel terpusat peringatan Hari Air Sedunia ke-25 Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Banjir Kanal Barat. Turut hadir juga ratusan warga mengikuti kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali kota Semarang Hendrar Prihadi ini. Tidak hanya itu, kesempatan tersebut di antaranya Kepala PSDA Provinsi Jawa Tengah, Kepala BBWS, TNI, masyarakat serta beberapa komunitas.

Dalam sambutannya, Hendrar Prihadi berharap kawasan Banjirkanal Barat dapat terus dijaga dan dirawat bersama-sama oleh seluruh masyarakat.

Bendungan Kali Pleret yang sudah dibangun sejak jaman kolonial Belanda memberikan banyak manfaat bagi warga Kota Semarang. Tak hanya mengatasi banjir dan limpasan air khususnya di wilayah Kokrosono dan Madukoro, tetapi juga menjadi tempat berkumpul, berolahraga, dan berwisata air.

“Oleh karenanya, konservasi sumber air ini, harus dilaksanakan bersama-sama. Keindahan Banjirkanal Barat harus dijaga, jangan sampai rumputnya gondrong dan lingkungan kotor. Tak hanya berfungsi mencegah banjir, sungai ini juga bisa dimanfaatkan sebagai wahana olahraga dan wisata yang indah dan menyenangkan,” ungkap Wali Kota.

Ketua Panitia, Prasetyo, mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi perjanjian kerja sama berbagai pihak dalam pelestarian Banjirkanal Barat sebagai sumber air. “Diharapkan kegiatan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelestarian dan penyelamatan sumber air serta wilayah sungai,” tandasnya

Organ Vital

Bambang Supriyadi, dalam kajiannya Kajian Waterfront di Semarang: Studi Kasus Sungai Banjir Kanal Barat, mengungkapkan perairan dan sungai adalah wadah yang vital bagi manusia dari dulu hingga sekarang. Sejarah perkembangan daerah-daerah urban di berbagai penjuru dunia menyebutkan bahwa perairan adalah salah satu sarana tertua dan terpenting dalam kehidupan sosial maupun ekonomi masyarakat. Fungsinya dari mulai menjadi sarana transportasi, perdagangan dan kegiatan ekonomi lainnya, interaksi antar bangsa, ekspansi wilayah. Ditinjau dari segi fungsi yang beraneka ragam itulah, maka kawasan perairan sesungguhnya adalah kawasan yang sangat dibutuhkan keberadaannya. Berbicara mengenai kawasan perairan, tidak bisa terlepas dari kawasan di sepanjang tepian perairan tersebut.

Kawasan di tepian perairan (waterfront) tentu saja menjadi pusat kegiatan yang strategis, ramai dan sangat diminati. Area waterfront sendiri berkembang dari fenomena ini. Di mana terdapat perairan baik itu sungai, danau atau laut yang memisahkan dua daratan atau lebih, maka di daerah perairan tersebut dapat digunakan transportasi air. Lama-kelamaan daerah tersebut menjadi sentra aktivitas yang sangat ramai.