Hari Otda 2015, Kota Semarang Terima Penghargaan Kinerja Terbaik Nasional

Pemkot Semarang menerima penghargaan Pemerintahan Daerah Berprestasi Kinerja Terbaik Nasional dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (Foto : Humas Pemkot Semarang)
Pemkot Semarang menerima penghargaan Pemerintahan Daerah Berprestasi Kinerja Terbaik Nasional dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (Foto : Humas Pemkot Semarang)

Kota Semarang SEMARANGDAILY**Pemkot Semarang menerima penghargaan Pemerintahan Daerah Berprestasi Kinerja Terbaik Nasional dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pada upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XIX di halaman Kantor Kementerian Dalam Negeri Jl Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat, Senin (27/4).

Seperti dirilis oleh Pemkot Semarang, penghargaan itu merupakan prestasi kinerja terbaik kepada 10 kota hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) tahun 2014 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2013. Selain Kota Semarang, ada sembilan kota lainnya di antaranya Kota Surabaya, Yogyakarta, Blitar, Cimahi, Depok, Madiun, Mojokerto, Probolinggo dan Samarinda.

Dalam sambutannya, Mendagri Tjahjo Kumolo menyampaikan apresiasi kepada kepala daerah yang berhasil menerima penghargaan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pelaksanaan otonomi daerah memerlukan eksistensi kelembagaan daerah yang diisi oleh SDM aparatur profesional.

“Lembaga daerah baik berupa dinas, kantor, dan badan harus menyelenggarakan fungsi-fungsi yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Struktur organisasi pada kelembagaan daerah harus menganut prinsip tepat ukur, sinergis dan dapat merespon cepat kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Aparatur daerah, katanya, dituntut proaktif dalam menyikapi berbagai dinamika kehidupan masyarakat, memiliki kompetensi dan kapasitas yang tinggi, serta selalu mempelajari perkembangan lingkungan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Kualitas pelaksanaan otonomi daerah memerlukan pengembangan kapasitas baik dalam hal regulasi, sistem dan sumber-sumber pendanaan. Daerah harus dapat mengidentifikasi dengan tepat kapasitas yang dimilikinya untuk dapat menghasilkan berbagai kemajuan-kemajuan yang diharapkan,”, katanya.

Usai menerima penghargaan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan, atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Semarang pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri atas penghargaan yang telah diberikan.

Penghargaan ini merupakan hasil dari kinerja bersama birokasi untuk melayani masyarakat agar menjadi pemerintahan yang terbuka dan transparan. “Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh jajaran birokrasi di Pemkot Semarang yang telah berkerja keras untuk melayani masyarakat,” katanya.

Selain itu Hendi sapaan Hendrar Prihadi juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan masukan terutama problem-problem yang ada di lapangan. Sehingga persoalan itu dengan cepat dapat dicarikan solusi.

“Kami berharap penghargaan ini tidak membuat SKPD cepat puas dan justru dapat dijadikan momentum untuk terus meningkatkan dan mempertahankan dari yang sudah baik menjadi lebih baik. Sehingga Kota Semarang akan lebih maju untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.