Unissula Gelar Workshop Pembangunan Peradaban Melalui Pendidikan

Unissula Gelar Workshop Pembangunan Peradaban Melalui Pendidikan (Foto: Unissula)
Unissula Gelar Workshop Pembangunan Peradaban Melalui Pendidikan (Foto: Unissula)

Salatiga, SEMARANGDAILY**Unissula mengadakan workshop intellectual and spiritual leadership and human knowledge islamization bertempat di Hotel Grand Wahid, Salatiga, (22/2/15).

Hadir sebagai pembicara internasional yang dalam acara tersebut antara lain Prof Tan Sri, M Kamal Hasan, Hazizan, Prof Ibrahim Zain (International Islamic University Malaysia IIUM), Agus Purwanto PhD (ITS), Irfan Syauqi Beq (IPB), Anis Malik Thoha, dan dokter Masyhud.

Menurut Kamal Hasan kemajuan peradaban yang dialami oleh manusia dewasa ini ternyata banyak yang tidak selaras dengan nilai-nilai Islam seperti nikah sesama jenis. Sehingga hal ini semakin memperburuk keadaan manusia karena semakin jauh dari nilai-nilai moralitas.

“Hal itu juga saya alami ketika di New York selama 5 tahun disana sungguh keadaannya sangat tidak bagus karena setiap malam tidak ada orang yang berani keluar sendiri karena ia akan merasa terancam”, ungkapnya.

Masih menurut Kamal perkembangan masyarakat banyak yang menjurus pada rasionalisme yakni sebuah cerminan akal yang dimutlakan yang tidak lagi diterangi dengan sebuah nilai-nilai ketuhanan. Dan inilah yang telah menjangkit kepada seluruh kehidupan manusia sekarang ini, sehingga membuat kehancuran yang luar biasa dalam kehidupan peradaban manusia. Dalam peradaban Barat kita disuguhkan dengan sebuah demokrasi namun sejatinya mengandung sebuah kemunafikan yang besar didalamnya karena mereka mendengungkan sebuah kebebasan namun disisi lain mereka juga membuat standar ganda yang hanya melindungi kepentingan mereka.

Menurutnya salah satu solusi yang harus dikedepankan adalah adanya kesadaran tentang pentingnya ilmu sebagai kunci kemajuan peradaban. Dengan penguasaan yang teguh terhadap ilmu akan mampu memimpin dalam peradaban. Hal yang juga tak kalah pentingnya mengikis dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Para pemimpin dan pemuka agama hendaknya juga semakin meningkatkan rasa sifat takut kepada Tuhan yang dimplementasikan melalui keteladanan ahlak.