Stakeholder Pelabuhan Tanjung Mas Siap Hadapi MEA 2015

Terminal Petikemas Semarang (TPKS). (Foto: TPKS)
Terminal Petikemas Semarang (TPKS). (Foto: TPKS)

Kota Semarang, SEMARANGDAILY**Menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) , Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) membenahi semua fasilitas, termasuk menambah trailer kontainer demi mempercepat kelancaran bongkar muat barang. Hal in disampaikan oleh General Manager TPKS, Iwan Sabatini yang mengatakan bahwa hal ini merupakan upaya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan dimulai pada akhir tahun ini,” kata Iwan.

Sementara itu, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Carolus Sangaji menyambut baik upaya TPKS terkait dengan penambahan fasilitas-fasilitas penunjang bongkar muat barang.

“Kami Pelabuhan Tanjung Emas terus melakukan pembenahan, TPKS sebagai anak perusahaan sudah melakukan upaya tersebut,” terang dia.

Selain itu, perseroan juga membangun perpanjangan dermaga sepanjang 105 meter menjadi 600 meter sehingga nantinya dapat dioperasikan tiga kapal besar secara bersamaan.

“Langkah yang juga tidak kalah penting dilakukan adalah penambahan container yard atau lapangan penumpukan kontainer seluas 5,3 hektare,” kata Carolus

Manajer SDM dan Umum PT Pelindo III, Nugroho Christianto, mengatakan jika pihaknya terus memperbaiki kondisi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang demi kenyamanan pengunjung,.

“Tahun ini kami fokus pada penertiban dan salah satunya memperbaiki lapangan parkir truk trailer dan kendaraan yang menuju ke terminal penumpang,” katanya.

Diakuinya, hingga saat ini masih banyak truk trailer yang parkir sembarangan sehingga terkesan tidak tertib. Selain itu, demi keamanan manajemen Pelindo III juga akan menambah jumlah petugas keamanan.

Sementara itu, mengenai penertiban lain PT Pelindo III sudah mewacanakan pemisahan terminal penumpang dengan area industri. Hingga saat ini, dua area tersebut masih menjadi satu sehingga terlihat tidak kondusif.

Sentra Jateng-DIY

Sangaji mengatakan hingga saat penambahan kapasitas dan kualitas pelayanan di pelabuhan tersebut terus ditingkatkan untuk memfasilitasi kegiatan perdagangan di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Meningat saat ini Jawa Tengah semakin dilirik sebagai daerah bagi investasi di sektor industri.

Karena itu, dia menyatakan seluruh instansi yang terkait dengan kegiatan di pelabuhan berharap para pelaku usaha di Jateng dapat lebih memafaatkan fasilitas tersebut.

“ Tanjung Emas (TPKS) sudah siap untuk melayani kebutuhan itu,” jelasnya.

Menurutnya, penambahan dermaga tengah dilakukan untuk memberikan ruang lebih banyak bagi kapal yang berlabuh. Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) pun, jelasnya, terus diperluas.

Selain itu, dia menjelaskan saat ini pihaknya juga sudah melengkapi TPKS dengan TPFT yang mepermudah dan mempercepat arus barang. Fasilitas tersebut menyatukan kegiatan pemeriksaan seperti kepabeanan dan balai karantina terhadap barang ekspor-impor.