Sambut MEA 2015, HMI Siap Gelar Seminar Peran Pemuda

Anies Baswedan Saat Menghadiri Seminar Kepemudaan Yang diselenggarakan HMI Semarang (Foto: Lapmi Cabang Semarang)
Anies Baswedan Saat Menghadiri Seminar Kepemudaan Yang diselenggarakan HMI Semarang (Foto: Lapmi Cabang Semarang)

Kota Semarang, SEMARANGDAILY**Himpunanan Mahasiswa Islam (HMI) Semarang akan menyelenggarakan seminar kepemudaan dalam rangka menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 ini. Seminar yang akan diselenggarakan ini bertema “Peran Pemuda Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015” bertempat di Balaikota Semarang, Kamis, (5/1/15).

Rencananya acara ini akan mengundang seluruh unsur elemen pemuda yang ada di sekitar semarang untuk mendiskusikan bagaimana peran lebih jauh bagaimana peran pemuda menghadapi MEA 2015.

Seperti diketahui, tahun 2015, semua negara di Asia Tenggara kini tengah sibuk mempersiapkan diri menghadapi era baru kegiatan perekonomian bebas yang disebut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC). Hal ini sebagai pelaksanaan dari kerjasama regional ASEAN yang lahir dari penandatanganan piagam ASEAN dan Blueprint ASEAN menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 yang ditadatangani oleh para pemimpin negara ASEAN pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-13 yang dilaksanakan di Singapura pada 20 November 2007 silam. 10 Negara ASEAN yang hadir dalam KTT tersebut telah bersepakat untuk membentuk integrasi ekonomi regional pada tahun 2015.

Kompetensi SDM

Ketua Himpuan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang, Aat Eska Fahmadi, mengugkapkan bahwa MEA merupakan dampak dari perkembangan ekonomi global yang tidak bisa dihindarkan. Hal ini merupakan keniscayaan. Oleh karena itu, tugas setiap orang adalah menyiapkan meningkatkan kompetensi diri.

“Tugas kita hari ini adalah menyiapkan kompetensi dan meningkatkan kapasitas diri agar nantinya kita siap untuk bersaing,” katanya, saat dihubungi oleh Semarangdaily, Rabu (28/1/15)

Ia mengungkapkan jika, setiap masig-masing orang akan bersaing dengan tenaga kerja yang akan berduyun-duyun datang ke Indonesia.

Aat menyampaikan pihaknya kini sudah memulai utuk melakukan sosialisasi dalam forum-forum baik formal maupun non formal tentang kesadaran akan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini penting karena selama masih menjadi mahasiswa adalah momen yang penting untuk menyiapkan pengembangan diri.