Kota Semarang Targetkan Pendapatan 1 Triliun Dari Sektor Pajak

Semarang Targetkan Pendapatan 1 Triliun dari Sektor Pajak (Foto: Dealovangga Blogspot)
Semarang Targetkan Pendapatan 1 Triliun dari Sektor Pajak (Foto: Dealovangga Blogspot)

Kota Semarang, SEMARANGDAILY**Pemkot Semarang menargetkan angka yang besar dalam penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak. Setidaknya, target yang dicanangkan bisa dicapai mencapai angka Rp 1 triliun. Meski begitu, Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang optimistis di tahun 2015 mampu mengumpulkan pajak lebih dari Rp 1 triliun. Optimisme ini didasari atas meningkatnya pendapatan pajak dari tahun ke tahun.

Menurut Kepala DPKAD Kota Semarang, Yudi Mardiana, pendapatan pajak dari tahun ke tahun semakin meningkat. Bahkan di tahun 2014 lalu pendapatannya justru melebihi target yakni memperoleh Rp 788 miliar, dari target hanya Rp 648 miliar. Sehingga di tahun 2015 ini pihaknya optimistis akan mampu mengumpulkan pajak daerah hingga Rp 1 triliun.

“Pajak menjadi salah satu penopang utama pembangunan kota. Karena pentingnya peranan pajak, kami terus menggenjot perolehan pajak daerah. Selain dari Pajak Bumi dan Bangunan, di antara potensi pajak besar adalah pajak hotel, restoran, dan pajak hiburan,” kata Yudi .

Namun demikian, target capaian pajak ini juga masih tergantung pada kebijakan pemerintah pusat. Salah satunya adalah larangan instansi pemerintah melaksanakan rapat di hotel. Jika ini dilanjutkan, dipastikan akan mengurangi pendapatan pajak hotel hingga sekitar 40-50%.

“Kami sudah melakukan survei, pendapatan rapat terbesar di hotel itu adalah dari pegawai negeri sipil,” katanya.

Ditambahkan Yudi, berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan pendapatan pajak daerah. Selain mengintensifkan sosialisasi, pihaknya juga melakukan penindakan pada penunggak pajak, serta memberikan penghargaan kepada wajib pajak yang taat membayar pajak.

“Langkah ini dimaksudkan untuk merangsang atau memberikan contoh kepada para wajib pajak supaya tepat dalam membayarkan pajaknya,” katanya.