Hendrar Prihadi : Dorong Pasar Semawis Jadi Ikon Kota Semarang

???
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi Mendorong Pasar Semawis Menjadi Ikon Kota Semarang. (Foto : Suara Nusantara)

Kota Semarang, SEMARANGDAILY**Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mendorong agar Pasar Semawis bisa menjadi ikon Kota Semarang, dan harus di support penyelenggaraannya. Hal itu disampaikan ketika menerima Panitia Pasar Imlek Semawis (PIS) di ruang VIP Wali Kota, Selasa (19/1/15).

Rombongan yang diketuai oleh Haryanto Halim bertemu dengan Wali Kota guna meminta dukungan dalam penyelenggaraan event tahunan yang mengangkat budaya Pecinan itu.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi pun mengapresiasi dan akan mendukung salah satu event budaya Kota Semarang ini. Menurutnya Pasar Imlek Semawis merupakan simbol mengenai kekerabatan warga Kota Semarang dari berbagai etnis.

“Untuk itu saya berharap acara di tahun ke 12 ini harus lebih baik, lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Pihaknya berharap dari interaksi antara budaya Tionghoa dan Jawa ini dapat memunculkan suatu perpaduan serta dapat menjadi ciri khas Kota Semarang.

“Seperti lunpia, lontong cap gomeh, serta Gambang Semarang yang merupakan produk percampuran budaya, Jawa dan Tionghoa,” katanya.

Pasar Semawis tahun ini bertemakan ‘Sekaci Melangkah Besama’. Kegiatan akan digelar dalam dua bentuk yakni bazar pada tanggal 14-16 Februari 2015 dan panggung terbuka pada 14-17 Februari 2015 di sepanjang Lorong Gang Pinggir dan Srawung.

‘Selain itu juga ada acara-acara kesenian di klenteng-klenteng Pecinan seperti Ling Hok Bio, Kwee Lak Kwa, dan See Ho Kiong,’ katanya.

Haryanto Halim menambahkan, akan ada bentuk srawung warga Pecinan dalam memeriahkan imlek ini. Selain itu warga yang datang ke PIS akan disuguhkan pertunjukkan/atraksi kesenian-kesenian asal China dan peranakannya. Seperti Wayang Potehi, Gambang Semarang, jipin/rebana, Twa Kok Djwee, barongsai, permainan toya/wushu, permainan tambur, tarian akrobatik, dolanan anak-anak, orkes keroncong, dan lain-lain.

“Untuk bazar menitik beratkan pada potensi lokal dengan melibatkan UKM setempat,” tandasnya.