Undip Tambah Guru Besar Baru

Undip Tambah Guru Besar Baru (Foto: Undip)
Undip Tambah Guru Besar Baru (Foto: Undip)

Tembalang, SEMARANGDAILY**Universitas Diponegoro baru saja mengukuhkan Prof. Seno Johari, sebagai guru besar, Sabtu, (13/12). Ia merupakan guru besar aktif yang ke 102 di Undip dari total 134 anggota senat Undip serta Guru Besar ke 21 di FPP Undip.

Prof.Seno meneliti mengenai Pentingnya Aplikasi Pemuliaan Dan Teknologi Biogenetika Untuk Pelestarian Dan Pengembangan Ayam Kedu Dan Cemani Unggul.

Seno menjelaskan Pemuliaan merupakan suatu cara untuk meningkatkan produksi ternak melalui sifat pewarisan/genetik dari tetua dan moyang individu. Pemuliaan Ternak adalah berhubungan dengan manipulasi perbedaan biologi diantara ternak untuk memperoleh keuntungan yang maksimal baik dalam jangka waktu pendek maupun lama.

Aplikasi Pemuliaan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas (sifat produksi dan reproduksi) suatu ternak melalui peningkatan mutu genetik dengan jalan melakukan sistim seleksi dan perkawinan yang tepat”ujarnya

“Aplikasi Teknologi Biogenetik pada unggas, membuka wawasan yang luas guna meningkatkan pengetahuan tentang sifat produksi dan reproduksi.Perbaikan sifat kuantitatif (berat badan, produksi telur) dilakukan melalui seleksi fenotip. Sedangkan pemanfaatan heteriosis effect sifat kualitatif (warna bulu, bentuk jengger dan sifat-sifat biokimia tubuh) dengan seleksi genotip.

Seno melanjutkan bahawa Keunikan dan keanekaragaman biogenetika (protein polimorfisme, aktivitas ensim calpain-calpastatin, efek gen hormon pertumbuhan) pada ayam kedu dan cemani membuka peluang untuk memperbaiki produktivitas unggas.

Prinsip-prinsip seleksi, pewarisan sifat kuantitatif dan kualitatif serta evaluasi genetik perlu diperhatikan agar tujuan pelestarian dan pengembangan galur murni (pure line) dan komersial (final stock) pada ayam kedu dan cemani unggul (produksi telurnya tinggi, pertumbuhannya cepat, sesuai dengan selera konsumen dan dapat dipertanggungjawabkan kualitas dan kontinuitasnya) berlangsung terkendali dan pendayagunaan memberi manfaat dan efisiensi, terutama bagi masyarakat peternak.