Sambut MEA 2015, Unissula Fasilitasi Perlindungan Konsumen

Unissula fasilitas Motivator Mandiri Masyarakat (Foto: Unissula)
Unissula fasilitas Motivator Mandiri Masyarakat (Foto: Unissula)

Kaligawe, SEMARANGDAILY**Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) fasilitasi penyelenggarakan kegiatan Motivator Mandiri Bagi Masyarakat. Acara ini diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Konsumen, Direktorat Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Sabtu, (5/12)

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Unissula, Sarjuni, mengharapkan bahwa acara ini dapat berjalan dengan baik dan

“peserta mendapatkan pengetahuan dan pemahaman bagaimana menjadi konsumen yang cerdas,” katanya.

Kegiatan ini bertema Peningkatan Pengetahuan dan Pemahaman Tentang Perlindungan Konsumen. Hadir dalam kegiatan ini tiga panelis yaitu Sri Endang Ambarawati (Kemendag RI), Novian Damayanti (BPOM RI) dan Gunarto MM (BPSK Semarang). Dalam acara ini para peserta diberi pemaparan mengenai bagaimana menjadi konsumen cerdas, bahan dan kemasan pangan yang berbahaya bagi kesehatan dan tata cara penyelesaian sengketa konsumen.

Konsumen Cerdas

Sosialisasi ini memiliki hubungan dengan bagaimana masyarakat Indonesia akan menanggapi dan mengantisipasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2015. Salah satu langkah strategis yang harus dilakukan adalah perlindungan konsumen. implementasi penegakan Undang-Undang (UU) Perlindungan Konsumen Nomor 8 tahun 1999 saat ini masih belum maksimal direalisasikan. Banyak kasus yang melanggar UU tersebut yang pada akhirnya tidak berlanjut ke ranah hukum

Dalam hal ini konsumen dituntut cerdas. Konsumen adalah konsumen yang bukan hanya sekedar mengkonsumsi apa saja yang tersedia di pasaran, tetapi jugajuga kritis dan berani memperjuangkan haknya apabila barang/jasa yang dibelinya tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan tidak sesuia dengan yang diperjanjikan, tetapi konsumen juga harus megerti akan kewajibannya.

Seperti diketahui, pada 2015 nanti, Indonesia akan menyambut pasar bebas aktif ASEAN atau yang biasa disebut MEA. Dengan berpartisipasinya Indonesia dalam MEA ini, nantinya barang-barang dari ASEAN akan sangat mudah masuk ke pasar dalam negeri.

Untuk itu, konsumen Indonesia harus menjadi konsumen yang cerdas, mandiri dan mencintai produk dalam negeri. Cerdas dan teliti dalam hal memilih kualitas barang yang benar-benar baik sehingga tidak mudah tertipu dengan iming-iming harga murah.

Selain itu, membangun sifat mencintai produk lokal juga harus ditanamkan sedini mungkin, karena menurutnya banyak barang kualitas dalam negeri yang tidak kalah saing dengan barang dari negara lain. Sehingga diharapkan barang-barang lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri