Pemkot Semarang Komitmen Layani Pengguna KKS

Pemkot Semarang Komitmen Layani Para Pengguna KSS (Foto: Pemkot Semarang)
Pemkot Semarang Komitmen Layani Para Pengguna KSS (Foto: Pemkot Semarang)

Kota Semarang, SEMARANG DAILY**Pemkot Semarang berkomitmen dalam melayani warga miskin untuk terlayani kesehatannya. Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, bertemu dengan Direktur Rumah Sakit dan Kepala Puskesmas yang ada di Kota Semarang agar tetap melayani warga miskin yang telah membawa Kartu Semarang Sehat (KSS) di puskesmas atau umah sakit rujukan, Selasa, (9/12/14).

Ia mengungkapkan bahwa akses masyarakat yang memiliki KSS harus diberikan haknya.

“Jangan sampai Masyarakat yang membawa KSS ke Rumah Sakit itu ditolak. Mari yang belum mendukung KSS kita dukung bareng-bareng untuk mewujudkan warga Kota Semarang ini menjadi lebih sehat”, ungkapnya.

Dukungan tersebut untuk segera direalisasikan di tiap-tiap Rumah Sakit baik swasta maupun negeri paling tidak dengan menyediakan kamar khusus pasien KSS minimal 6-8 buah. Sehingga bila ada pasien, langsung bisa ditangani penyakitnya.

Lebih lanjut dikatakan Walikota dihadapan Direktur RS dan kepala Puskesmas bahwa KSS adalah produk baru tapi stok lama yang sudah berjalan sejak dulu dengan nama Jamkesmaskot.

“Jangan kaget dengan sekarang yang mana labelnya sudah berganti menjadi KSS”, urai Hendrar Prihadi.

Persyaratan Mudah

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Widoyono, menyampaikan pasien yang akan menggunakan KSS di RS hanya melampirkan foto kopi KTP tanpa perlu membawa surat rujukan, bisa langsung diterima di 13 RS yang tersebar di Kota Semarang, diantaranya RSUD Dr Kariadi, RSUD Kota Semarang, RS Panti Wilasa Citarum, RS Roemani, RS William Booth, BKPM, RS Bhakti Wira Tamtama, RS Tugurejo, RS Amino G, RS Panti Wilasa Dr Cipto, RSI Sultan Agung, BKIM, RS Permata Medika.

“Masih ada lim RS yang belum bisa menerima KSS yakni RS Hermina Atas, RS Columbia Asia, RS Tlogorejo, RS Hermina Bawah, RS Elisabet Pemkot akan melakukan pendekatan khusus melalui pemanggilan tatap muka ke Walikota” jelas Widoyono di sela-sela selesai acara tersebut.

Adapun pasien luar Kota semarang Walikota akan mengupayakan pengobatannya berapapun biayanya.

“Segala upaya akan dilakukan untuk warga yang tidak mampu berapapun biayanya akan dipenuhi Pemkot”, tutup Walikota