Pasar Rakyat Kota Semarang 2014 di Goa Kreo, Kenalkan Industri UMKM

Pasar Rakyat Kota Semarang 2014 di Goa Kreo, Kenalkan Industri UMKM (Foto: Kaskus)
Pasar Rakyat Kota Semarang 2014 di Goa Kreo, Kenalkan Industri UMKM (Foto: Kaskus)

Gunungpati, SEMARANGDAILY**Perhelatan Event Pasar Rakyat Kota Semarang 2014 dilaksanakan di Goa Kreo, Minggu, (14/12/14).Walikota Semarang, Henddrar Prihadi, berkesempatan untuk membuka acara tersebut.

Menurut Ketua penyelenggara, Wikan, acara ini merupakan acara perdana di Kota semarang dan akan dilanjutkan ke seluruh kecamatan yang ada di Kota Semarang. Dengan tujuan memperkenalkan industri-industri khas UMKM unggulan yang ada di Kelurahan setempat yang tidak kalah dengan daerah lain. Sehingga kedepannya bisa membuat Kota Semarang sebagai tujuan wisata.

“Dengan gelaran ini kami siap untuk mengeksplore potensi-potensi unggulan agar memiliki nilai lebih bukan hanya di daerah Kreo saja bahkan seluruh Semarang dan luar Kota Semarang”, katanya.

Pantauan lapangan event tersebut menampilkan stan-stan unggulan yang ada di Kecamatan Gunungpati. Diantaranya stan batik, kuliner, kerajinan tangan khas Gunungpati, dll.

Walikota sempat meninjau dan menyapa para pengunjung stand. Diawali dengan senam bersama. Selanjutnya disuguhkan kesenian lesung olehibu-ibu PKK, dan tarian yang diperankan anak-anak yang menceritakan atraksi kera.

Sementara Walikota dalam sambutan mengapresiasi kegiatan ini dilakukan di Kota Semarang. Namun itu semua harus didukung bersama-sama oleh warga untuk memperkenalkan potensi di daerahnya masing-masing.

“Kita harus bisa semangat memperkenalkan potensi yang luar biasa ini. Mari kita tampilkan agar Kota Semarang semakin jadi tambah kota yang sip dan hebat”, ajak Hendrar.

Walikota juga berharap agar langkah ini tidak hanya di lakukan oleh Warga Gunungpati saja, namun juga seluruh Warga Kota Semarang.

“Kepada wargaku agar mengembangkan potensi daerahnya masing-masing menjadi tempat yang luar biasa agar menarik pengunjung. Mulai dari tempat menjadi terawat, makanan, kesenian, sampai kerajinan”.