Natal, Hendi Dan Ganjar Pantau Perayaan

Natall, Hendi Dan Ganjar Pantau Perayaan
Natall, Hendi Dan Ganjar Pantau Perayaan (Foto: Pemprov Jateng).

Kota Semarang¸SEMARANGDAILY**Menyambut perayaan Natal 2014, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajaran terkait melakukan pantauan perayaan Hari Natal untuk menjamin kelancaran dan keamanan pelaksanaannya. Pantauan dilakukan saat umat Kristiani melakukan Misa Natal, Rabu (24/12).

Hal ini dilakukan di sejumlah gereja, antara lain Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci atau Gereja Katedral Semarang. Kemudian, Gereja Jemaat Kristen Indonesia (JKI) Injil Kerajaan, Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Immanuel atau lebih dikenal sebagai Gereja Blenduk, dan Gereja Santo Yusup Gedangan.

Turut serta dalam pantauan itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Sekretaris Daerah Jateng Sri Puryono, dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono, serta jajaran terkait lainnya.

Di sela pantauan itu, Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan dirinya bersama jajaran muspida, baik pemerintah kota dan provinsi, terutama Gubernur Jateng memantau perayaan Natal.

“Hari ini, kami dengan teman-teman muspida, baik pemerintah kota bersama pemerintah provinsi, dan Gubernur melakukan peninjauan ke beberapa gereja berkaitan dengan perayaan Natal,” ungkapnya.

Wali Kota Semarang menjamin pelaksanaan perayaan Hari Natal di Kota Semarang berlangsung dengan khidmat, aman, dan lancar. Dari pantauan yang dilakukan, semuanya berjalan dengan baik.

“Kami bagian dari Pemkot Semarang mengucapkan Selamat Natal bagi umat kristiani yang merayakan dan mudah-mudahan jadi keberkahan bagi semuanya. Termasuk, bagi bangsa dan Kota Semarang ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menegaskan kerukunan beragama yang dijalin antarpemeluk agama merupakan investasi panjang yang harus dibangun untuk merawat keindonesiaan. Keguyuban dalam kehidupan beragama yang sudah ditradisikan harus terus dijaga, ungkap dia, termasuk saat perayaan hari-hari raya agama, seperti Natal bagi umat Nasrani dan Idul Fitri bagi muslim.

“Saya saja, ketika merayakan Idul Fitri, saudara-saudara dari agama lain berdatangan. Betapa bahagianya saya karena mereka ikut menghormati dengan keceriaan dan ketulusan,” kata Ganjar.