BBM Naik, Harga Ikan TPI Tambak Lorok Turun

Harga Ikan di TPI Tambak Lorok, Semarang, turun. (Foto: Antara Jateng)
Harga Ikan di TPI Tambak Lorok, Semarang, turun. (Foto: Antara Jateng)

Tambak Lorok, SEMARANG DAILY**Suasana Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tambak Lorok, kota Semarang, cenderung sepi pembeli. Bahkan dari sekian banyak pedagang ikan tidak terlihat adanya aktivitas jual beli. Kondisi ini sudah terjadi hampir sepekan terakhir.

Pasca diumumkannya kenaikan harga bahan bakar minya (BBM) intensitas jual beli di TPI cenderung mengalami penurunan. Hal ini secara tidak langsung berpengaruh pada turunnya harga ikan segar.

Para pedagang ikan terpaksa menjual tangkapan para nelayan dengan harga hampir separuh dari harga normal atau hanya bisa untuk menutup modal saja. Bahkan ikan-ikan yang biasa diburu konsumen seperti kakan merah, tengiri, tongkol, hingga udang dijual secara paketan dengan harga antara 5 ribu hingga tiga puluh ribu untuk seperempat hingga setengah kilogram. Langkah ini terpaksa dilakukan jika ikan-ikan yang tidak laku dijua bisa mngakibatkan membusuk dan tidak bisa lagi dijual.

“Harga bbm naik, malah ikan turun semua,” kata Suparti, salah satu penjual ikan di Tempat Pelelangan Ikan Tambaklorok, Jumat (5/12).

Ia juga menyanpaikan bahwa kondisi yang sedang terjadi ini sudah berjalan dalam seminggu terakhir.

“sudah satu minggunan,” tambahnya.

Dalam sepekan para nelayan hanya bisa dua atau tiga kali melaut untuk mecari ikan. Warga mengharapkan ada solusi yang tepat pada mereka, terutama solusi terhadap pembelian BBM.