Gubernur Jateng Serahkan Penghargaan Prasidatama 2014

??/
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meenyerahkan penghargaan Prasidatama 2014 di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang Senin (3/11).

Gunungpati, SEMARANG DAILY**Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meenyerahkan penghargaan Prasidatama 2014 di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang Senin (3/11).

Acara penghargaan tersebut dilanjutkan dengan acara seminar nasional pembelajaran berbasis teks yang dilaksanakan di tempat yang sama. Penghargaan Prasidatama adalah penghargaan dari Balai Bahasa Jawa Tengah kepada sejumlah tokoh yang dianggap berjasa dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia dan Jawa.

Menurut ketua pelaksana kegiatan, Suryo Handono, sejumlah kategori yang akan diberikan adalah Tokoh Bahasa Indonesia, Tokoh Bahasa Jawa, Tokoh Sastra Indonesia, Tokoh Sastra Jawa, Pegiat Bahasa dan Sastra di Jawa Tengah.

”Penghargaan akan kami berikan secara rutin sebagai bentuk apresiasi kepada pegiat bahasa Indonesia dan Jawa di Jawa Tengah,” ujar Suryo Handono, semalam.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengapresiasi penganugerahan Penghargaan Prasidatama oleh Balai Bahasa Jawa Tengah. Menurutnya, penghargaan sudah diberikan kepada tokoh yang tepat, yakni merka yang berjasa dalam pengembangan bahasa dan sastra Indonesia dan Jawa.

“Tidak salah pilih, mereka adalah orang-orang yang berkompeten dalam bidang bahasa dan sastra,” kata Ganjar.

Dia mengatakan, pemberian anugerah menjadi hal yang penting sebagai wujud apresiasi.

“Kita harus menghargai jasa mereka dalam pengembangan bahasa dan sastra Indonesia dan Jawa di Jawa Tengah,” ujarnya.

Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah, Pardi Suratno mengatakan, kata Prasidatama berasal dari kata bahasa Jawa kuno yang artinya lebih baik atau semakin baik. Tim telah melakukan seleksi ketat terhadap semua nominasi yang dinilai layak menerima anugerah.

Diharapkan, penerima penghargaan dapat terus berkarya semakin baik dan karya mereka mampu memberi pencerahan, pemikiran sehingga memiliki manfaat bagi pembangunan Jawa Tengah secara konperhensip.

“Berbekal semangat untuk memberi penghargaan kepada putra terbaik Jawa Tengah, semoga hal ini dapat menginspirasi kita semua untuk berbuat lebih baik,” kata Pardi.

Rektor Unnes, Fathur Rokhman, dalam kesempatan yang sama mengatakan, Unnes selalu memberi wadah bagi pengembangan keilmuan.

“Bahasa sebagai produk kebudayaan harus senantiasa kita rawat sebagai cermin jati diri,” ujarnya.

Dia menilai, bahasa merupakan komponen penting dalam pengembangan karakter masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat dan pemerintah perlu memberi perhatian terhadap bahasa.

 

Penerima Penghargaan

Beberapa penerima penghargaa, yaitu untuk kategori Tokoh Bahasa Jawa, penghargaan diberikan kepada, Mardiyanto (mantan Gubernur Jateng), Bambang Sadono (anggota DPD RI), dan Hadi Supeno (Wabup Banjarnegara).

Untuk kategori Tokoh Bahasa Indonesia diberikan kepada Liek Wilardjo (Guru Besar UKSW Salatiga), Gunarto (Guru Besar Unissula), dan Amir Machmud NS (Pemred Suara Merdeka)

Kategori Tokoh Sastra Jawa diberikan kepada Turiyo Ragil Putro, Agustinus Mulyono Widyotomo, dan Widyo ”Babahe” Leksono.

Kategori Tokoh Sastra Indonesia diberikan kepada Ahmad Tohari, Dorothea Rosa Herliany, dan Afifah Afra Amatullah.

Adapun kategori Pegiat Bahasa dan Sastra di Jawa Tengah diberikan kepada Soetomo WE (Ketua Yayasan Studi Bahasa Jawa Kanthil), Thomas Budi Santoso (Direktur PT Djarum), dan Heri Candra Santosa (Pegiat Komunitas Lereng Medini, Boja).