DPRD Kota Semarang Bahas RAPBD 2015

Ruang rapat paripurna DPRD Kota Semarang (Foto : Antara)
Ruang rapat paripurna DPRD Kota Semarang (Foto : Antara)

Kota Semarang, SEMARANG DAILY**DPRD Kota Semarang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Semarang 2015, Senin, (3/11).

Pembahasan tersebut diawali dengan rapat Paripurna DPRD Kota Semarang yang membahas pandangan fraksi-fraksi. Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi ini, juga dihadiri semua unsur pimpinan DPRD, anggota DPRD, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, bersama segenap pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Dalam pandangan umum Fraksi PDIP yang dibacakan Nungki Sundari, fraksi terbesar itu berharap agar pemkot segera menuntaskan program pengentasan kemiskinan. Apalagi persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sesuai dengan target RPJMD 2010-2015.

“Dewan akan terus mendukung upaya mengatasi kemiskinan. Baik dari penganggaran maupun pengawasan anggaran,” katanya.

Sedangkan juru bicara Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Semarang, M Chafidz, menyoroti penataan lalu lintas di Kota Semarang yang kurang mendapat perhatian serius. Saat ini, lanjut Chafidz, kondisi lalu lintas sudah sangat memprihatinkan. Jika tidak ditangani serius, kemacetan yang terjadi selama ini akan bertambah parah.

Sementara Fraksi Demokrat DPRD Kota dalam pandangan fraksi yang dibacakan Danur Rispriyanto menegaskan, penggunaan APBD Kota Semarang tahun 2015 harus diprioritaskan untuk program yang bersentuhan dengan publik.

“Di antaranya pembangunan infrastruktur, pembangunan di daerah pengembangan, penanganan banjir, dan lain sebagainya,” katanya.

Usai pelaksanaan paripurna, Sekretaris DPRD Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, pandangan umum fraksi ini akan dilanjutkan dengan paripurna jawaban wali kota atas pemandangan umum fraksi.

“Setelah itu akan dilanjutkan dengan rapat Badan Anggaran I, dan akan dilanjutkan dengan pembahasan di tiap komisi. Jika tahapannya sudah selesai semua, anggaran APBD 2015 bisa segera ditetapkan,” katanya.

Infrastruktur, Program Prioritas Utama

Pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jalan, drainase, pembangunan pasar, dan pembangunan fasilitas umum masih menjadi program prioritas Pemkot Semarang di tahun 2015. Hal itu ditegaskan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi usai Rapat Paripurna dengan agenda Pandangan Fraksi dan Pembahasan RAPBD 2015 di Gedung Paripurna DPRD Kota Semarang. Menurutnya di tahun 2015, kosentrasi program masih menyelesaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Jika ada yang kurang di empat tahun terakhir ini akan dituntaskan di 2015. Fokus masih kebijakan pembangunan infrastruktur, untuk mengimbangi program pemerintah provinsi,” tegasnya.

Untuk mewujudkan visi pembangunan ini, memang dibutuhkan sinergisitas antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat. Untuk itu pihaknya akan berusaha menjalin koordinasi yang baik dengan semua pihak, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.

Dari tahun ke tahun, tambahnya, pembangunan di sektor infrastruktur di Kota Semarang terus tumbuh dan jika dilihat dari fungsinya, jalan merupakan sarana utama untuk kemajuan daerah.

Kelancaran arus lalu lintas menjadikan semua hal yang berkaitan dengan transportasi sangat terbantu, misalnya pengiriman barang akan menjadi lebih cepat sehingga lebih menghemat biaya bahan bakar minyak (BBM).

“Kami juga masih memprioritaskan kawasan pinggiran guna rencana pembangunan. Hal ini sebagai upaya pemerataan pembangunan,” tegasnya.

Sementara Nungki Sundari, anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Semarang berharap pemkot segera menuntaskan program pengentasan kemiskinan. Persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sesuai dengan target RPJMD 2010-2015.

“Dewan akan terus mendukung upaya pemkot dalam mengatasi kemiskinan. Perlu diingat sampai saat ini masih banyak masyarakat yang masih berada dalam garis kemiskinan,” katanya.