Evaluasi Akuntabilitas Baik, Jateng Terima Penghargaan

Wakil Presiden RI, Boediono, menyerahkan penghargaan kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, pada Acara Pemberian Penghargaan dan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Kementerian/ Lembaga dan Pemerintah Provinsi. (Foto : Humas Jateng).
Wakil Presiden RI, Boediono, menyerahkan penghargaan kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, pada Acara Pemberian Penghargaan dan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Kementerian/ Lembaga dan Pemerintah Provinsi. (Foto : Humas Jateng).

Semarang, SD ** Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih penghargaan atas hasil evaluasi akuntabilitas kinerja pemerintah provinsi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Istana Wakil Presiden RI, Rabu (24/9).

Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jawa Tengah, Agus Utomo, menjelaskan penghargaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas prestasinya dalam menerapkan manajemen kinerja pemerintahan yang akuntabel dan terukur.

“Hal tersebut merupakan hasil komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang senantiasa berusaha menerapkan tata pemerintahan yang baik, khususnya pada asas akuntabilitas dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan.,” katanya,seperti dilansir dalam Jatengprov.go.id

Penghargaan diserahkan Wakil Presiden RI, Boediono, kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko pada Acara Pemberian Penghargaan dan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Kementerian/ Lembaga dan Pemerintah Provinsi.

Pada acara penyampaian penghargaan dan hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja di lingkungan kementerian/ lembaga dan pemerintah provinsi, Wakil Presiden mengimbau seluruh instansi pemerintah untuk selalu konsisten dalam penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Untuk itu dibutuhkan komitmen pimpinan dan upaya berkelanjutan tentang pentingnya membangun pemerintah yang berorientasi hasil (outcome). Sebab, jika instansi pemerintah hanya fokus dan berhenti pada keluaran (output) dari pelaksanaan program dan kegiatan, tidak dapat diketahui apakah program dan kegiatan yang telah dilaksanakan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Oleh karena itu perlu didorong dan dibudayakan agar seluruh pegawai memahami arti pentingnya budaya berkinerja.